Susu kental manis tidak boleh diberikan pada bayi.



Susu Kental Manis Hanya Pelengkap Sajian

 

JAKARTA (SumbarFokus)

Masyarakat perlu dipahamkan mengenai cara pemanfaatan susu kental manis secara tepat sesuai peruntukannya, yaitu sebagai pelengkap sajian. Ini ditekankan oleh Direktur Standardisasi Produk Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mauizzati Purba dalam diskusi "Bijak Menggunakan SKM" di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Mauizzati menyebutkan, BPOM dan seluruh institusi atau lembaga di Indonesia menghadapi tantangan untuk menyampaikan informasi benar tentang cara memanfaatkan produk sesuai peruntukannya. BPOM selaku regulator terus mengawasi dan menangani registrasi produk yang beredar di Indonesia.

Iklan Dalam Berita

"Kami terus mengawal seluruh produk yang sudah terdaftar, kami kawal iklannya agar tidak menyimpang dari apa yang sudah disetujui," ujarnya.

Disebutkan, BPOM melakukan evaluasi terhadap produk yang terdaftar di BPOM sejak sebelum produk dipasarkan.

Saat produk sudah beredar, BPOM tetap melakukan pengawasan terhadap peredaran produk, misalnya mengambil sampel produk yang beredar di pasar dan melakukan uji di laboratorium untuk memastikan ada tidaknya penyimpangan dari aturan diedarkannya produk tersebut.

“Jika produk yang diedarkan menyalahi aturan yang telah disepakati maka sanksi akan diberlakukan seperti sanksi administrasi berupa pencabutan nomor registrasi produk dan pencabutan produk dari peredaran pasar,” jelasnya.

Diungkapkan, susu kental manis bukan produk yang dilarang untuk diizinkan beredar. Namun demikian, susu kental manis tidak bisa difungsikan sebagai susu pengganti air susu ibu untuk bayi, dan tidak boleh diberikan pada bayi sampai usia 12 bulan.

SKM juga tidak ditujukan sebagai pengganti susu yang digunakan sebagai susu bernutrisi untuk kebutuhan gizi seperti bagi anak sekolah.

"Susu kental manis bukan untuk bayi, bukan pengganti asi (air susu ibu), tapi untuk pelengkap sajian seperti es campur, " pungkasnya. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *