Kasatpol PP Sumbar Zul Aliman imbau anggotanya jaga netralitas Pemilu 2019. (Ist)


Politik

Satpol PP Diimbau Netral dalam Pemilu 2019

PADANG (SumbarFokus) 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatera Barat (Sumbar) Zul Aliman menegaskan, Satpol PP harus menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang.

Bahkan dikatakan, ia akan bertindak tegas apabila ada anggota Satpol PP Sumbar yang ikut politik praktis, berkampanye, atau mendukung salah satu partai, calon presiden, calon anggota DPR RI, DPRD atau DPD RI.

"Anggota Satpol PP dilarang ikut politik praktis dalam bentuk apapun. Kalau ada akan kami tindak tegas," ucap Zul di ruanganya, Jumat (1/2/2019).

Iklan Dalam Berita

Sebelumnya, ia telah mengikuti acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Indonesia yang digelar di Hotel Mercure Convention Center Ancol Jakarta, Rabu (30/1/2019 .

"Kegiatan Rakornas ini diikuti seluruh kepala Satpol PP se-Indonesia yang berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 29 sampai 31 Januari 2019," ujar Zul Aliman.

Dalam penjelasannya, Rakornas ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan Bapak Moeldoko yang didampingi oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, sekaligus memberi arahan dalam Rakornas Satpol PP dan Satlinmas untuk siap menghadapi Pemilu 2019.

Dia mengatakan, pihaknya akan ikut mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019. Hal itu sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa urusan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, merupakan urusan pemerintahan wajib dilaksanakan.

"Untuk itu seluruh jajaran Satpol PP dan Satlitmas Provinsi Sumbar diharapkan senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat serta perlindungan masyarakat," ujar Zul.

Sementara sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo berpesan bahwa Satpol PP bertugas menegakkan peraturan dalam hal penyelenggaraan pemerintahan di daerah, serta mengingatkan Satpol PP harus tetap menjaga netralitas dengan menjalankan tugas untuk mengamankan Pemilu 2019 di wilayah masing-masing. 

"Satpol PP harus netral, tidak boleh ikut sama sekali untuk berkampanye apa lagi sebagai tim Paslon, namun yang harus diwaspadai adalah keamanan, netalitas Aparatur Sipil Negara (ASN), intimidasi, SARA, dan politik uang,” tegas Mendagri beberapa waktu lalu.

Selain itu, dikatakannya Satpol PP juga berperan dalam mengamankan Pemilu 2019, sebab penyelenggaraan Pemilu juga bisa mengancam ketertiban umum serta masyarakat. Ia juga meminta agar gubernur dapat berkoordinasi dengan bupati/walikota di daerah masing-masing.

Tujuannya, untuk mengambil langkah-langkah antisipasi terhadap ancaman apapun yang menganggu Pemilu 2019, dan memerintahkan kepada seluruh jajaran Satpol PP dan Satlinmas untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat serta perlindungan masyarakat.(005)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *