Kawasan objek wisata Puncak Lawang, Kabupaten Agam. (ist)


Pariwisata

Kunjungan Wisatawan, Pemkab Agam Pasang Target Tinggi 2019

LUBUKBASUNG (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga memasang target tinggi kunjungan wisatawan ke daerah itu tahun 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Erniwati di Lubukbasung Minggu (13/1/2019), pihaknya menargetkan sebanyak 1,4 juta wisatawan mengunjungi destinasi wisata yang ada di daerah itu pada tahun 2019.

Menurut dia, target tersebut jauh lebih tinggi dari pencapaian di tahun 2018, pada 2018 hanya 704.074 orang yang mengunjungi daerah itu yang terdiri dari 690.913 orang wisatawan nusantara dan 13.171 orang wisatawan mancanegara.

Iklan Dalam Berita

“Untuk merealisasikan target tersebut kami terus berinovasi dengan meningkatkan sosialisasi tentang destinasi wisata yang ada melalui media,” katanya.

Selain melakukan sosialisasi kata dia, pihaknya juga melakukan perbaikan di sejumlah objek wisata di daerah itu untuk mempercantik destinasi tersebut.

“Pemerintah juga melakukan pelatihan terhadap masyarakat di lokasi wisata dan lainnya. Inilah program kita tahun ini, dengan harapan target kunjungan itu tercapai nantinya," kata dia.

Ia mengatakan, selama tahun 2018 tercatat sebanyak 99.099 wisatan mengunjungi objek wisata Puncak Lawang yang ada di Kecamatan Matur yang terdiri dari 96.728 wisatawan nusantara dan 2.371 orang wisatawan mancanegara.
Objek wisata ini kata dia, memiliki keunggulan berupa udara yang sejuk dan memiliki pemandangan yang indah yakni memandang Danau Maninjau dari daerah ketinggian.
Dikatakannya, dengan keindahan itu, wisatawan nusantara dan mancanegara berdatangan ke lokasi objek wisata tersebut.
"Objek wisata ini paling ramai dikunjungi saat libur sekolah, libur lebaran dan libur akhir tahun," tegasnya.
Ia menjelaskan, selain Puncak Lawang ada objek wisata lain yang ramai dikunjungi wisatawan yaitu objek wisata Muko-Muko Danau Maninjau yang dikunjungi sebanyak 97.946 orang sepanjang 2018.

“Selain itu juga ada objek wisata Pasia Tiku juga dikunjungi sekitar 85.395 orang selama 2018. Kemudian objek Wisata Banto Rayo juga dikunjungi 76.395 wisatawan dengan rincian wisatawan nusantara 76.000 orang dan mancanegara 395 orang,” katanya.
Ia menjelaskan, objek wisata Lawang Park dikunjungi 57.249 orang dengan rincian wisatawan nusantara 55.273 orang dan mancanegara 1.976 orang. Kemudian objek Wisata Ambun Tanai dikunjungi 42.114 orang dengan rincian wisatawan nusantara 41.455 orang dan mancanegara 659 orang.

Lalu objek wisata Green Hous Lazetta dikunjungi 41.718 orang dengan rincian wisatawan nusantara 41.455 orang dan mancanegara 263 orang, kemudian objek wisata Tigo Balai Nan Basa 35.205 orang dengan rincian wisatawan nusantara 34.546 orang dan mancanegara 659 orang.

Objek wisata lainnya kata dia, adalah objek wisata Lembah Segar dikunjungi 34.572 orang dengan rincian wisatawan nusantara 34.546 orang dan mancanegara 26 orang, objek Wisata Ikan Sakti Sungai Janiah 27.900 orang dengan rincian wisatawan nusantara 27.637 orang dan mancanegara 263 orang.

Kemudian, objek Wisata Tarusan Kamang 24.380 orang dengan rincian kunjungan wisatawan nusantara 24.182 orang dan mancanegara 198 orang.

Dikatakannya, objek wisata yang paling sedikit dikunjungi adalah Aia Tigo Raso, dengan jumlah kunjungan 3.481 orang, yaitu wisatawan nusantara 3.481 orang dan mancanegara 26 orang. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *