Irwan Prayitno saat "menjual" potensi investasi Sumbar, di Australia beberapa waktu lalu. (ist)


Ekonomi

Gubernur Sumbar Minta Kepala Daerah Banyak Jalan-jalan

PADANG (SumbarFokus)

Mengingat tanggung jawab kepala daerah adalah mempromosikan, mencari dan menciptakan peluang agar investasi masuk ke daerah, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meminta kepala daerah untuk banyak "jalan-jalan".

“Kepala daerah bukan harus seperti birokrat yang harus masuk kantor setiap hari. Tapi jalan-jalan itu bukan pula untuk refresing, namun untuk mempromosikan, mencari dan menciptakan peluang agar investasi masuk ke daerah,” kata dia pada wartawan, Selasa (31/7/2018), terkait upaya meningkatkan investasi di daerah guna membantu kesejahteraan masyarakat.
Irwan mengatakan, kegiatan-kegiatan rutin yang telah masuk dalam APBD, bisa dikerjakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan jajarannya, sementara kepala daerah dalam hal itu hanya mengawasi dan mengarahkan.

Sementara investasi kata dia, tidak bisa hanya ditunggu secara pasif, harus dicari dan diupayakan dengan berbagai cara, salah satunya jemput bola.

Iklan Dalam Berita

"Karena itu saya tidak pikirkan pihak-pihak yang mengkritik upaya yang saya lakukan dengan promosi potensi daerah ke luar negeri. Bahkan jika ada undangan yang berpotensi bagus untuk promosi di luar negeri, saya akan berupaya untuk hadir,” katanya.

Ia mengatakan, jika hanya mengandalkan PAD yang saat ini masih kecil, mustahil bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Jalan satu-satunya adalah meningkatkan PAD melalui investasi.

“Makin banyak investasi masuk, makin besar PAD yang diterima dan makin pesat pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Selain promosi, kata Irwan, dukungan regulasi dari pemerintah juga mendukung masuknya investasi di daerah, salah satunya dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2018 tentang Tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS).
Sementara itu Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sumbar, Maswar Dedi menyebutkan, melalui kemudahan berusaha dengan OSS diharapkan investasi di daerah makin menggeliat.

"Bangun hotel maupun rumah makan tidak sulit lagi. Itu akan meningkatkan pajak pendapatan daerah yang terhitung dalam PAD. Kendaraan bermotor juga menyumbangkan banyak PAD,t ermasuk restribusi," kata dia.

Ia mengatakan, sistem OSS tersebut saat ini sedang dalam tahap sosialisasi untuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain. Sosialisasi itu nantinya akan diteruskan pada masyarakat yang ingin mendirikan usaha. (002)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      sumbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *