Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Agam menggelar Rakor Penyusunan Program Penanggulangan Kemiskinan 2020, Kamis (31/1/2019). (Foto : Ist)


Ekonomi

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Agam Lakukan Penguatan Lembaga dan Permodalan

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), terus berupaya mengentaskan kemiskinan dengan cara penguatan lembaga dan permodalan masyarakat di daerah itu.

Menurut Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Jetson, saat Rakor Penyusunan Program Penanggulangan Kemiskinan 2020, Kamis (31/1/2019), problematika kemiskinan adalah masalah klasik yang dihadapi pemerintah daerah.

Namun kata dia, di setiap daerah strategi penanganannya berbeda dan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri.

Iklan Dalam Berita

“Penanganan kemiskinan haruslah dilakukan secara bersama-sama, komprehensif, dan berkesinambungan, sehingga diyakini angka kemiskinan akan terus menurun dari tahun ke tahun,” katanya.

Ia mengatakan, pemerintah setempat sudah berupaya mengentaskan kemiskinan didaerah itu. Langkah yang diambil kata dia, diantaranya dengan melakukan penguatan lembaga dan permodalan masyarakat.

Ia mencontohkan, dalam menentukan penerima raskin disusun berdasarkan basis data terpadu dan dikoreksi langsung oleh masyarakat untuk mengetahui siapa yang berhak sebagai penerima raskin.

“Begitu juga dengan Badan Amil Zakat yang sudah mendistribusikan dana kepada mustahik untuk modal usaha, sekolah atau masyarakat terlantar,” katanya.

Langkah lain yang dilakukan dalam mengentaskan kemiskinan kata Jetson, adalah penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan cara mengadakan pelatihan, penguatan permodalan dan promosi.

“Sejalan dengan hal ini, produktivitas masyarakat harus ditingkatkan karena pada hakekatnya tidak ada masyarakat yang miskin akan tetapi malas,” ujarnya.

Dalam mengantisipasi kemiskinan kata dia, juga telah ditindaklanjuti melalui Program Keluarga Harapan (PKH), dengan memberikan bantuan kepada keluarga miskin yang berdasarkan basis data terpadu berupa bantuan non tunai (BNT).

Terkait penurunan angka kemiskinan tahun 2018 sebesar 0,73 persen dari tahun 2017 kata dia, menjadi motivasi bagi Pemkab Agam terhadap komitmen untuk terus menekan angka kemiskinan di daerah itu.

“Untuk itu diperlukan strategi khusus dalam melakukan penekanan angka tersebut secara bekelanjutan. Utamanya melalui penanganan dan pendekatan yang sistematik, terpadu, dan menyeluruh dari semua pihak secara terintegrasi,” katanya. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agamsumbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *