Berbagai elemen masyarakat, termasuk TNI ikut membersihkan Sungai Batang Arau Padang dalam Gerakan Sungai Bersih, Minggu (29/7/2018). (FOTO/WAHYU)


Pariwisata

Enam BUMN Andil Dalam GSB di Batang Arau

PADANG (SumbarFokus)

Demi untuk menguatkan standar Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) Indonesia, enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar aksi Gerakan Sungai Bersih (GSB), di Batang Arau, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (29/7/2018).

Aksi yang diinisiasi Komisaris Utama BRI, Andrinof A. Chaniago ini menggandeng lima BUMN lainnya, yaitu Pegadaian, Telkom Indonesia, Pertamina, Angkasa Pura II, dan Pelindo II.

Andrinof mengungkapkan aksi ini merupakan bentuk kepedulian BUMN demi mendorong kawasan Sungai Batang Arau menjadi destinasi wisata bebas sampah, sehingga diharapkan jumlah kunjungan wisatawan akan semakin banyak.

Iklan Dalam Berita

Pagi itu, ratusan warga Kota Padang dari berbagai elemen bahu-membahu membersih tumpukan sampah, dan tumbuhan rumput yang hidup di sepanjang sungai Batang Arau yang mengalir ke Muaro Padang tersebut.

“Semua masyarakat Padang, bahkan Sumbar ikut berpartisipasi, termasuk enam BUMN, ratusan TNI, ratusan mahasiswa, serta lembaga dan institusi lainnya ikut bersinergi demi menciptakan Sungai Batang Arau yang bersih,” kata Andrinof A. Chaniago yang merupakan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas 2014-2015 tersebut.

Andrianof mengatakan setidaknya butuh waktu minimal tiga bulan untuk menyulap Sungai Batang Arau ini agar bersih dan indah seperti semula. Ia berharap upaya ini bisa dilakukan secara masif, yakni dengan melibatkan semua elemen masyarakat setiap minggunya.

“Dulu Batang Arau ini menjadi sentra pusat perdagangan, jadi sekarang kita akan berusaha menghidupkan kembali Batang Arau menjadi ekowisata, tentu juga perlu dukungan dari Pemko Padang dan masyarakat setempat,” jelasnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Pemulihan Lingkungan, Karliansyah. Ia mengatakan, ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di sepanjang aliran sungai ini. Menurutnya apabila masyarakat dan pemerintah setempat komitmen menjaga kebersihan sungai, akan berdampak positif bagi warga setempat.

“Mulai hidup bersih, buang sampah pada tempatnya. Jika sungai bersih, hidup bersih, pengunjung wisata banyak, ikan pun banyak. Jadi semua komunitas harus bergerak, sebab 80 persennya sampah organik dari rumah tangga,” jelasnya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, sangat mengapresiasi GSB ini, agar kawasan Batang Arau bisa menjadi wisata Kota Padang nantinya. Pada saat itu ia berpesan, agar masyarakat Padang khusus warga setempat, agar tidak mengotori kawasan sungai Batang Arau dengan sampah.

“Kita berharap gerakan ini juga diikuti daerah lain di Sumbar. Mari kita jaga sungai-sungai yang ada di sekitar kita, dengan cara tidak membuang sampah ke dalamnya,” pesan Gubernur Sumbar.

Kegiatan ini ditutup dengan penampilan anak-anak Tanah Ombak, kemudian diakhiri dengan tausiyah oleh Buya Masoed Abidin. Turut hadir dalam kegiatan ini Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Rektor UNP Ganefri, Rektor Unand Tafdil Husni, TNI, Polri, BNBP Sumbar, dan juga ratusan mahasiswa perguruan tinggi di Sumbar. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *