Wali Kota Solok Zul Elfian Datuak Tianso saat ditemui usai Safari Ramadan di Masjid Syukur Simpang Rumbio Kota Solok, Sabtu malam (11/5/2019). (Foto: Wahyu)


Lain-lain

Zul Elfian Bantah Adanya Kasus Stunting di Kota Solok

SOLOK (SumbarFokus)

Pengetasan kasus stunting merupakan salah satu program kesehatan yang jadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Beberapa daerah di Sumbar dinyatakan sudah bebas dari stunting, termasuk Kota Solok.

Terkait ini, berdasarkan hasil survei yang diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit saat Safari Ramadan di Kota Solok, Wagub dikejutkan dengan data yang menyebutkan kasus-kasus stunting masih dijumpai di Kota Solok.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Solok Zul Elfian Datuak Tianso menyatakan, data stunting hasil survei itu tidak benar adanya. Dalam pengakuannya, data stunting yang dimaksud merupakan milik Kabupaten Solok.

Iklan Dalam Berita

"Itu data Kabupaten Solok, tapi masuk ke Kota Solok. Kita sudah sampaikan ke Bappenas, karena sebenarnya itu haknya kabupaten," sebutnya, Sabtu (11/5/2019) malam saat ditemui usai salat tarawih di masjid setempat.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, kaget dengan adanya temuan data stunting di Kota Solok, yang menurutnya tidak wajar. Pasalnya, Kota Solok salah satu daerah yang tinggi tingkat kesehatannya.

Apalagi, selama ini Kota Solok tidak termasuk dalam kasus stunting di Sumbar yang hanya terdapat di tiga daerah, seperti di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, dan Kabupaten Solok.

“Saya kaget, kenapa sampai ada stunting di Kota Solok ini. Padahal selama ini tidak ada kelihatan,” kata Nasrul, dalam kegiatan kunjungan Tim Safari Ramadan Pemprov di Masjid Syukur Simpang Rumbio, Kota Solok.

Mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode ini menilai, masyarakat Kota Solok pertumbuhan fisiknya selalu normal. Apabila benar adanya stunting sesuai hasil survei yang diterimanya, pemerintah setempat harus melakukan penanganannya.

Ia juga berharap, kasus stunting ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemko) Solok, agar penanggulangannya bisa selesai sebelum masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok berakhir.

“Jika data itu memang benar, kita berharap Pemko Solok bisa meningkatkan program kesehatan terkait hal itu,” sarannya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *