Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Warga Pasbar Dilarang Merayakan Momen Pergantian Tahun

SIMPANG EMPAT (SumbarFokus)

Masyarakat Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), dilarang oleh pemerintah setempat untuk melakukan perayaan pergantian tahun baru 2021, yang menyebabkan kerumunan dan keramaian untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Pelarangan itu sesuai Surat Edaran Nomor 200/224/Kesbangpol/XII/2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat untuk pencegahan penyebaran COVID-19 pada libur tahun baru 2021 yang ditandatangani Bupati Pasaman Barat Yulianto.

Edaran ini menyikapi surat edaran Gubernur Sumbar tentang libur tahun baru 2021 dan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumbar Nomor 6 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19.


"Aparat keamanan diminta untuk meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap tempat-tempat yang berkemungkinan dilakukan kegiatan perayaan malam tahun baru 2021," ujar Bupati Yulianto, Kamis (31/12/2020).

Bupati juga mengimbau masyarakat agar selama libur untuk tetap berada di rumah dan tidak melakukan perjalanan keluar rumah kecuali ada keperluan mendasar atau mendesak.

"Termasuk bermain petasan, membakar kembang api dan meniup terompet agar tidak dilaksanakan karena dapat mengganggu ketertiban masyarakat," tegasnya.

Ia berharap agar kiranya para pemilik, pengelola dan penanggung jawab rumah ibadah, tempat wisata atau fasilitas publik lainnya untuk tetap menerapkan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 oleh pengunjung.

"Selalulah pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Menutup tempat usaha paling lambat pukul 02.00 WIB," serunya.

Kepada Camat, Wali Nagari, dan Forkopimca serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas diminta untuk melakukan pengawasan dan penegakan disiplin terkait dalam penerapan protokol kesehatan selama libur tahun baru 2021. (002)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020