Dengan hadirnya Kampus III UIN IB Padang di Sungai Bangek, diyakini pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar juga semakin baik. (Foto: Ist.)


Pendidikan

Walikota Padang: Kehadiran Kampus III UIN IB Berdampak pada Kemajuan Perekonomian Masyarakat

PADANG (SumbarFokus)

Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol  Padang hadir di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kehadiran kampus islami di Sungai Bangek tersebut, dikatakan oleh Walikota Padang Mahyeldi, selain berdampak pada kemajuan pendidikan terutama perguruan tinggi, juga akan berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. Hal tersebut disampaikan Mahyeldi dalam kesempatan Sosialisasi Pembangunan Gedung Pendidikan Kampus III Melalui Dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Sungai Bangek, Rabu (5/2/2020).

Mahyeldi juga menyampaikan keyakinannya, kehadiran UIN IB di Sungai Bangek akan meningkatkan kualitas SDM dan kesadaran masyarakat sekitar.

“Di UIN ini akan menggema bacaan dan hapalan Al Quran. Kita harapkan pelaksana pembangunan ini menghadirkan bangunan yg berkualitas, karena kita mempunyai potensi gempa dan bencana lainnya,” kata Mahyeldi.


Area pembangunan kampus III ini, dikatakan, juga berada di jalan lingkar Timur Kota Padang, yang untuk tahun ini mendapat alokasi anggaran Rp20 miliar untuk pembangunan.

“Kita tunggu konsep atau usulan Pak Rekror sekaitan dengan pembangunan jalan lingkar Timur yang mempunyai dampak dengan kampus ini. Kita harus persiapkan sumber air. Anak sungai dan bukit-bukit sebagai sumber air kita rawat,” tutur Mahyeldi lagi.

Sementara, Rektor UIN IB Padang Eka Putra Wirman mengungkapkan bahwa pembangunan kampus ini telah dimulai sejak tahun 2015, yaitu untuk dua buah gedung yang selama ini dimanfaatkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Sedangkan kegiatan penyediaan lahan telah dimulai sejak tahun 2010, yang banyak suka-dukanya serta pengorbanan para pimpinan yang memperjuangakan penyediaan tanah dan pembangunannya.

"Sekarang kita gembira, perjuangan bertahun-tahun sudah menampakkan hasil. Tahun 2015, peletakan batu pertama dilakukan oleh Meteri Agama, kala itu Lukman Hakim Saifuddin, dengan kondisi jalan tanah waktu itu. Sekarang, berkat bantuan Bapak Walikota Padang sudah  diaspal hotmix,” ujar Rektor.

Disebutkan Eka, ada sekitar 1.500 mahasiswa dua fakultas yang belajar di Kampus II ini, yang berasal dari FEBI dan Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK).

“Ke depan diperkirakan 20 ribu orang lebih mahasiswa akan belajar di kampus baru ini,” tegas Eka.

Kita Peduli!

Dijelaskan Eka, pembangunan ini tadinya direncanakan dilakukan menggunakan dana Islamic Development Bank (IDB). Namun kemudian, IDB membatalkan alokasi tersebut.

“Berkat doa kita semua, kita mendapatkan anggaran dari Kementerian Keuangan melalui dana SBSN yang lebih besar dari dana IDB tersebut yakni 350 milyar rupiah untuk proyek multi yerars tiga tahun (red-2020-2022). Perjuangannya luar biasa, sempat dipanggil Komisi VIII DPR RI,” kenang Rektor.

Dalam kesempatan itu, tidak ketinggalan Manajer PT Pembangunan Perumahan (Persero) Imam Farid menyampaikan bahwa pembangunan Kampus III ini dilakukan menggunakan bahan-bahan bangunan yang bermutu.

“Mudah-mudahan tidak ada kecelakaan dan semoga akan bermanfaat bagi pembangunan Koto Tangah,” harap dia. (000)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018