Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyerahkan piagam kepada pemenang pemuda pelopor usai upacara ke-90 Hari Sumpah Pemuda di Padang, Senin (29/10/2018). (Ist)


Nasional

Wagub Sumbar Harapkan Pemuda Bijak Berteknologi

PADANG (SumbarFokus)

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit  menyebutkan, saat ini perkembangan teknologi informasi diibaratkan dua mata pisau. Sebab itu pula ia meminta para pemuda bijak dalam menyikapi perkembangannya agar tidak berefek negatif.

“Kecepatan perkembangan teknologi informasi ini mau tidak mau kita harus menghadapinya, tapi tentu dengan bijak dan tanggungjawab,” ujar Nasrul pada SumbarFokus.

Wagub Sumbar ini menyebutkan, pada satu sisi teknologi bisa memberikan jaminan kecepatan informasi, agar pemuda bisa meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya yang berdaya saing. Namun di sisi lain perkembangan ini justru juga bisa memberi efek negatif.


Ia mengatakan, dampak negatif yang dapat ditimbulkan kecepatan informasi ini bersifat destruktif, yakni hoax, hate speech, pornografi, narkoba hingga radikalisme dan terorisme.

"Apabila kaum muda tidak dapat membendung atau memfilter dengan ilmu pengetahuan dan kedewasaan maka akan sangat membahayakan," katanya.

Dikatakannya, setiap persoalan yang disuguhkan ada positif dan negatifnya. Makanya setiap pemuda dituntut bertanggung jawab. Misalnya kalau berita disaring dulu sebelum disharing,” sebutnya dalam peringatan ke-90 Hari Sumpah Pemuda itu.

Kemudian dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi, Wagub Sumbar ini mengajak semua pemuda meningkatkan berbagai kreatifitas dan inovasi positif. Tujuannya untuk mewujudkan perjuangan bangsa sesuai cita-cita proklamator terdahulu, yakni berdaya saing, berbudi pekerti, dan berakhlak.

Nasrul Abit menjelaskan, seluruh rakyat Indonesia berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928. Dengan mendeklarasikan Sumpah Pemuda semakin membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini.

“Pelopor pemuda waktu itu berhasil menyatukan komitmen, baik tanah air, bangsa, dan bahasa yang satu,” tegasnya.

Dalam Hari Sumpah Pemuda bertemakan “Bangun Pemuda Satukan Indonesia” itu Nasrul  juga mengimbau semua pihak agar membangun organisasi kepemudaan untuk melahirkan generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu kata dia, pemuda juga harus berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka NKRI.

“Pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing itu ciri pemuda berpikiran maju, yang berarti bisa menghasilkan bangsa yang hebat ke depannya,”  pungkas Nasrul mengakhiri pidatonya. (005)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018