Ketua Veteran Sumbar Amir Syarifuddin menceritakan kisah perjuangannya usai upacara HUT ke-74 RI di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (17/8/2019). (Foto: Wahyu)


Lain-lain

Veteran Sumbar Masih Berharap Pemerintah Realisasikan Janji

PADANG (SumbarFokus)

Dalam usia 74 tahun kemerdekaan Indonesia, perhatian pemerintah daerah terhadap veteran masih dinilai kurang. Banyak juga veteran yang hidupnya tak layak atau jauh dari berkecukupan. Seperti yang dialami Shofyan Jamal, veteran dari Sumatera Barat (Sumbar) yang pernah berjuang mempertahankan tanah air di Irian Jaya tahun 1962. Kehidupannya masih perlu diperhatikan pemerintah, agar bisa mengenyam keringatnya dulu demi kedaulatan Indonesia.

"Dulu pemerintah berjanji memberikan sembako dan merehab rumah. Tapi janji itu belum terealisasi sampai sekarang," tutur Syofyan usai mengikuti upacara HUT ke-74 RI di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (17/8/2019) di Padang.

Ia sangat berharap, pemerintah lebih memerhatikan veteran. Apalagi, veteran merupakan pahlawan yang telah berjuang demi menghalau penjajah dari tanah air. Dengan alasan itu, menurutnya veteran tidak boleh dipandang sebelah mata.


"Kawan-kawan saya cerita, masih ada kehidupannya masih belum sejahtera, tapi mereka tidak mau mengemis dan meminta, mereka hanya perlu diperhatikan," terangnya.

Tidak jauh berbeda dengan Shofyan, Ketua Veteran Sumbar Amir Syarifuddin juga pernah ikut berjuang mempertahankan kedaulatan bangsa di Timor Timur tahun 1975 silam. Pengakuannya, di waktu itu nyawa sebagai taruhannya, bahkan pernah bertarung dengan tangan kosong.

Hanya saja, Letnan Amir Syarifuddin ini hidupnya masih lebih beruntung. Sebab tanpa meminta dikasihani, ia hingga saat ini masih mendapat santunan, tunjangan, serta uang pensiun dari pemerintah setiap bulannya.

"Kami veteran tidak mau mengemis, apalagi meminta balas jasa. Tapi sekarang kami cukup sejahtera, karena memang sudah seharusnya pemerintah memerhatikan veteran," ungkap Amir.

Dalam upacara bendera HUT ke-74 RI di halaman Kantor Gubernur Sumbar itu, inspektur upacara dipimpin Gubernur Irwan Prayitno, kemudian saat penurunan bendera dipimpin Wagub Sumbar Nasrul Abit. Selain dihadiri jajaran pemerintah provinsi,  seluruh unsur Forkopimda, juga dihadiri oleh sejumlah veteran. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *