Panitia KMHE 2018 usai jumpa pers di Ruang Sidang UNP, Padang, Jumat (23/11/2018). (Foto: Wahyu)


Pendidikan

UNP Persiapkan Dua Mobil untuk KMHE 2018

PADANG (SumbarFokus)

Civitas akademika Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar), baru pertamakali sebagai peserta sekaligus tuan rumah ajang bergengsi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) tingkat nasional, yang berlangsung di kampus UNP mulai 27 November hingga 2 Desember 2018 mendatang. .

Meskipun pertamakali sebagai peserta sekaligus tuan rumah KMHE, UNP langsung memanfaatkan area kampus sebagai jalan perlintasan 74 mobil hemat energi, yang selama ini belum pernah dilakukan oleh kampus lainnya.

Dalam KMHE 2018 yang diikuti 48 perguruan tinggi ini, UNP ikut berpartisipasi dengan mengirimkan dua mobil hemat energi. Adapun nama mobil hasil rancangan tim UNP ini yakni, Arrow Concept dari tim M.Dos Technik UNP Team untuk kategori Prototype, dan AJO 1st G dari tim JTO ECO CAR untuk kategori Urban Concept.


"Khusus Arrow Concept itu filosofinya anak panah, karya dosen dan mahasiswa. Kalau AJO Ist G itu karya Anak Jurusan Otomotif. Kedua mobil dibuat dalam waktu dua bulan, siang dan malam demi mengharumkan nama UNP," papar Wakil Ketua Pelaksana KMHE 2018 Rifdarmon sekaligus perancang Arrow Concept di Padang, pada SumbarFokus baru-baru ini.

Ia menyebutkan, sebelumnya KMHE dikenal dengan nama Industry Energy Marathon Challenge (IEMC). Kemudian sejak 2014 berubah nama menjadi KMHE. Adapun perguruan tinggi yang pernah sebagai tuan rumah adalah ITS Surabaya (2012-2014), UB Malang (2015), UGM Yogyakarta (2016), ITS Surabaya (2017), dan tahun 2018 ini diamanahkan kepada UNP.

"Tahun ini kita menyuguhkan tema UNP Green Breath 2018, dengan mewadahi pertarungan shell eco marathon, yakni pemenangnya selain yang paling irit juga ramah lingkungan dalam waktu delapan putaran atau sepanjang 8 kilometer," sebutnya.

Terkait perlombaan ini kata dia, terbagi empat kelas dengan dua kategori kendaraan, yakni kategori Urban empat kelas dan kategori Prototype empat kelas. Kategori Urban memiliki konsep mobil yang didesain hemat energi masa depan, yang dibentuk selayaknya city-car. Sebaliknya, kategori Prototype memiliki konsep mobil hemat energi, didesain khusus dengan memaksimalkan aspek aerodinamika.

"KMHE 2018 ini dibagi menjadi empat kelas berdasarkan motor penggerak yang digunakan, yakni Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline, MPD Etanol, MPD Diesel, dan Motor Listrik," ungkap Rifdarmon.

Pernyataan tersebut juga dikuatkan oleh Wakil Rektor II Ardipal yang juga Ketua KMHE 2018 ini. Ia menyebutkan, keikutsertaan UNP sebagai peserta sekaligus tuan rumah KMHE sebagai upaya membawa UNP menuju kampus bertaraf internasional. Dengan adanya KMHE ini dikatakannya, agar UNP bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi kampus ternama di Indonesia.

Kita Peduli!

"UNP sudah akreditasi A, tentu harus terus berupaya agar bisa sejajar dengan kampus lain. Mulai dari inovasi, kreativitas, hingga mengadakan iven tingkat nasional maupun internasional yang bergengsi," ulas Ardipal.

Maka untuk memperkenalkan UNP ke perguruan tinggi lainnya kata dia, lokasi pelaksanaan KMHE 2018 ini fokus dalam lingkungan UNP, meskipun pihaknya harus merombak, memotong, menambah, serta memperbaiki jalan-jalan yang ada di lingkungan UNP.

"Tidak mudah untuk meyakinkan Kemenristekdikti agar UNP bisa menjadi tuan rumah KMHE 2018 ini, banyak jalan yang diperbaiki dan beberapa jalan UNP dipotong sesuai standar yang diinginkan. Alhamdulillah UNP dipercaya, sekaligus menurunkan dua mobil untuk lomba," paparnya mengakhiri. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021