Direktur UT Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Padang Yusrafiddin (kanan). (Foto: Ist.)


Pendidikan

Universitas Terbuka Makin Eksis, Informasi dan Pengetahuan Tak Lagi Berjarak

PADANG (SumbarFokus)

Dunia pendidikan saat ini didorong untuk mampu menyediakan layanan pendidikan berbasis teknologi dan membangun kelas-kelas baru dalam layanan pendidikan bertajuk online learning, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi karena teknologi internet dan wold wide web telah merevolusi dunia saat ini, termasuk di dunia pendidikan. Kedua teknologi ini membuat informasi dan pengetahuan tak lagi berjarak dapat dimanfaatkan masyarakat secara mandiri dari tempat tinggalnya tanpa harus bertemu dan berkumpul di ruang kelas nyata. Ini yang telah diterapkan oleh Universitas Terbuka (UT).

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur UT Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Padang Yusrafiddin pada SumbarFokus, baru-baru ini.

Dijabarkan, sejak didirikan 35 tahun lalu, UT secara konsisten sudah menetapkan diri sebagai perguruan tinggi jarak jauh yang mengimplementasikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi terkini ke segala lini dari sistem pembelajaran, kurikulum, pelayanan, fasilitas, sarana dan prasarana lainnya.


“Dengan Inovasi pembelajaran berbasis online yang diterapkan UT telah mampu memberikan layanan pendidikan menjangkau ke seluruh Indonesia dan di 42 negara di Dunia. Situasi dalam masa PSBB ini menjadi motivasi bagi UT untuk meningkatkan layanan akademik bagi masyarakat dan mahasiswa UT di Sumatra Barat khususnya. Selain layanan bantuan belajar secara mandiri, UT menyediakan layanan tutorial tatap muka secara webinar, dan layanan tutorial online. Melalui fasilitas layanan inilah UT mampu menjangkau yang tak terjangkau dan memberikan pemerataan dan kemudahan memperoleh layanan pendidikan bagi masyarakat di kota sampai di pelosok Sumatra Barat,” tutur Yusrafiddin.

Bahkan, tak hanya untuk diri sendiri, UT juga memberi manfaat bagi kampus-kampus lainnya dalam penguatan pembelajaran sistem jarak jauh ini, seiring upaya UT untuk meningkatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan pemerataan kesempatan bagi masyarakat mengikuti pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi serta meningkatkan angka partisipasi kasar (APK). UT telah diberi kepercayaan oleh Kemenristekdikti mendapat mandat tambahan sebagai sebuah Universitas Terbuka, yaitu Cyber University Bagi Negeri, dan UT juga ditetapkan memperkuat jaringan layanan dalam membantu institusi-institusi yang akan menyelenggarakan program online learning. Untuk memperkuat peran sebagai cyber university, UT telah menjalin kerjasama dengan institusi luar negeri, perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di Indonesia baik negeri maupun swasta.

“Pola pembelajaran jarak jauh yang ditawarkan kepada mitra UT beragam. Di antaranya program Pengambilan Mata Kuliah Mandiri (PMKM) yang dapat diambil oleh mahasiswa dari perguruan tinggi lain secara mandiri, atau disebut learning/course shooping. Dalam dua tahun ini,  program PMKM  Mata Kuliah Dasar Umum sangat diminati oleh beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta secara kolektif termasuk beberapa perguruan tinggi yang ada di Sumatra Barat, seperti Universitas Negeri Padang, Stikes Ranah Minang, Universitas Muhammad  Natsir Bukittinggi, dan YPAK Padang. Mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut mengikuti mata kuliah-mata kuliah  UT secara online dengan biaya yang sangat murah,” ungkapYusrafiddin.

Puluhan tahun Universitas Terbuka telah menjadi penyelenggara pendidikan jarak jauh dan terbuka untuk berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di tanah air. Namun demikian, ditegaskan, UT akan terus berupaya meningkatkan kiprahnya dalam mencerdaskan anak bangsa dari Sabang hingga Merauke, dan dari waktu ke waktu terus berinovasi.

Beberapa program unggulan ditawarkan oleh UT, seperti system layanan pendidikan yang luwes, menyesuaikan dengan kapasitas mahasiswa, reaching the unreached, murah tapi tidak murahan. Kemudian Program pendidikan yang ditawarkan sudah terakreditasi BAN-PT (A dan B). Beberapa program studi S1 terakreditasi A; Ilmu Manajemen, Ilmu Administrasi Public, Aosiologi, Ekonomi Pembangunan, Ilmu Administrasi Bisnis, D3 Perpajakan, D4 kearsipan. Program studi S1 PGSD, dan S1 PG PAUD.

“Saat ini jumlah mahasiswanya mencapai ratusan ribu, serta program Pascasarjana, yaitu S2 fully online dan tatap muka dan program S3 fully online,” imbuh Yusrafiddin.

Kita Peduli!

Ditambahkan, untuk memudahkan layanan bagi mahasiswa UT saat ini, yang di seluruh Indonesia dan di luar negeri sebanyak di 42 negara, dan di Sumbar sendiri sebanyak sekitar 8000 lebih mahasiswa tersebar di 19 kabupaten dan kota, UT menyediakan sistem administrasi akademik berbasis aplikasi sesuai keperluannya. Sedangkan untuk registrasi calon mahasiswa baru sepanjang waktu khusus program S1, dan calon mahasiswa S2, S3 serta mahasiswa aktif, melihat Nilai UAS, serta membuka Kartu Tanda Peserta Ujian secara daring, bisa dilakukan di sia.ut.ac.id.

Di sisi lain dijelaskan, meskipun didominasi perkuliatan jarak jauh, UT tetap dapat menghidupkan proses pembelajarannya, karena UT menerapkan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, dimana mahasiswanya dapat belajar secara mandiri dimana saja, kapan saja tanpa kendala waktu dan tempat. secara fleksibel mahasiswa dapat belajar menggunakan media belajar.

“Modul tercetak dan digital. Modul tersebut didisain secara khusus sebagai Buku materi Pokok mahasiswa UT, teredia untuk semua mata kuliah yang ditawarkan setiap semester. Bagi mahasiswa yang membutuhkan bimbingan layanan bantuan belajar oleh tutor, UT juga menyediakan layanan tutorial online, tutorial tatap muka melalui tutorial webinar,” ujar Yusrafiddin.

Ditekankan juga, dalam situasi sekarang, dan menyambut iklim kenormalan baru, UT makin optimis bisa memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan perguruan tinggi, tak hanya bagi diri sendiri, namun juga bagi seluruh lembaga perguruan tinggi yang membutuhkan asistensi dalam mewujudkan belajar jarak jauh perguruan tinggi yang berkualitas dan tepat guna. (003)

 

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020