Kepala Humas dan Pusat Data BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Ucapan Duka dari Sumbar Terus Mengalir untuk Sutopo Purwo Nugroho

PADANG (SumbarFokus)

Pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) turut kehilangan dan berduka atas meninggalnya kabar duka Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia.

Kepala Humas BNPB ini meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 02.20 waktu setempat atau pukul 01.20 WIB. Sutopo berpulang karena kanker yang dideritanya yang telah menyebar ke tulang dan beberapa organ vital.

Ucapan duka mengalir dari Ranah Minang, baik dari pihak pemerintah maupun awak media. Atas nama pemerintah Sumbar, Wakil Gubernur Nasrul Abit menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian Sutopo Purwo Nugroho tersebut.


Menurutnya, Sutopo sangat profesional selalu Kepala Humas dan Pusat Data BNPB. Respon yang cerdas dan informatif selalu disajikannya, bahkan selalu ditunggu pemerintah maupun masyarakat, jika terjadi bencana di manapun, termasuk di Sumbar.

"Setiap ada kejadian bencana, informasi beliau di media sangat dinantikan masyarakat sebagai referensi yang akurat,” kata Nasrul di Padang, Senin (8/7/2019).

Ia menilai informasi, peringatan dan kondisi bencana yang disampaikan Kepala Humas dan Pusat Data BNPB  dengan cara yang tenang, sejuk dan jelas, serta bisa meredakan ketakutan, kecemasan atau kepanikan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kita semua juga merasa kehilangan sosok Sutopo yang arif dan bijaksana, dalam penyampai pesan kepada siapa saja baik di media maupun di media sosialnya. Semoga Tuhan mengampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di surga. Aamiin,” ungkapnya.

Ucapan duka disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur, terkait sosok Sutopo yang luar biasa pengabdiannya dalam kebencanaan. Apalagi, ketika diundang untuk kegiatan ke Sumbar, Sutopo selalu hadir.

"Kita sangat merindukan sosok seperti beliau, karena selalu hadir jika diundang," tutur Rumainur.

Menurutnya, Sutopo merupakan sosok langka di miliki Indonesia dalam bidang kemanusiaan atau kebencanaan. Sebab, dalam kondisi sakit pun Kepala Humas dan Pusat BNPB ini tetap turun ke lapangan, atau tanpa lelah mengabarkan informasi ketika terjadinya bencana.

“Walau sedang dalam kondisi sakit, tetap turun ke lapangan membagi ilmu. Beliau tidak pernah lelah mengabarkan apa saja tentang kebencaan di Indonesia. Susah mencari sosok pengganti beliau. Saya sendiri boleh di bilang cukup dekat dengan beliau. Pak Sutopo manusia yagn berpulang dengan meninggalkan budi dan teladan baik. Susah mencari penggantinya. Selamat jalan, Pak Topo," tuturnya lirih.

Begitu pula ucapan duka dari awak media, aktivis, akademisi, petugas kebencanaan, komunitas siaga bencana, terus mengalir di akun BNPB maupun akun pribadi Sutopo. Hal ini sebagai bentuk kehilangan masyarakat Sumbar terhadap profesionalisme, pengabdian, dan kebaikan Sutopo.

Adapaun salah satunya ucapan dari Aidil Ichlas kontributor televisi Beritasatu untuk wilayah Sumbar, yang mengatakan Sutopo sangat akrab dengan wartawan. Termasuk tidak segan-segan dan pelit memberikan informasi terkait bencana.

"Begitulah orang baik, akan selalu dikenang, dan memang banyak yang merasa kehilangan," tulis Aidil di status media sosialnya.

Begitu pula wartawan Antara Sumbar, Miko Elfisha juga punya kenangan terkait sosok Sutopo ini. Menurutnya, sangat susah mencari pejabat yang responsif terhadap media. "Selamat jalan, Pak Topo. Raisa pasti mengingatmu," tulisnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *