Dua orang pengedar Narkoba ditangkap jajaran Polda Sumbar baru-baru ini. (Foto: Wahyu)


Hukum

Tujuh Kilogram Disita Polda Sumbar dari Dua Pengedar

PADANG (SumbarFokus)

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat (Sumbar) kembali berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba jenis sabu sekitar tujuh kilogram.

Kedua tersangka diringkus polisi di dua tempat yang berbeda. Tersangka inisial OF (27) warga Pakan Kurai RT 002 RW 005 Kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi, ditangkap di pinggir jalan Soekarno Hatta Kelurahan Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh.

"Dari tangan tersangka OF, berhasil diamankan barang bukti, berupa narkoba jenis sabu 1,9 kilogram, satu uni android Vivo, dan satu unit sepeda Yamaha RX King warna merah," kata Direktur Resnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Ma'mun di Padang, Kamis (4/7/2019).


Sementara, tersangka inisial JM (39) warga Pekanbaru Provinsi Riau, ditangkap polisi di kediamannya, Jalan Teratai GG Sepakat Nomor 14 RT 04 RW 002 Kelurahan Sukajadi Kota Pekanbaru, pada hari yang sama setelah melakukan pengembangan.

"Pada tersangka JM, diamankan alat bukti narkoba jenis sabu 4,8 kilogram, satu tas jinjing, dua unit Hp Samsung, dan satu unit timbangan digital merk Kris Chef," ungkap Ma'mun.

Ia menjelaskan, satu di antara kedua tersangka merupakan karyawan di sebuah hotel, dan satu lagi merupakan wiraswasta. Kedua tersangka ini juga diduga pemain baru yang berhasil ditangkap oleh jajaran Ditresnarkoba Polda Sumbar.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 122 ayat (2) Undang-undang Ri Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun.

"Tapi untuk pemeriksaan sementara, keduanya ditahan di Mapolda Sumbar dulu. Sekaligus akan dilakukan pengembangan terkait jaringan narkoba ini," pungkas Ma'mun. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *