Penambahan trafo yang dilakukan PLN merupakan upaya penguat keandalan kelistrikan. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Transmisi Listrik Brastagi-Kutacane dan Seputih Banyak-Menggala Mulai Dioperasikan

JAKARTA (SumbarFokus)

Transmisi listrik 150 kilo Volt (kV) sepanjang 110 kilo meter sirkit (kms) yang ditopang dengan 345 tower mulai beroperasi di jalur Brastagi (Sumatera Utara)-Kutacane (Aceh). Untuk  menambah keandalan listrik di Kutacane, PLN juga telah mengoperasikan Gardu Induk (GI) kapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA).

Di penghujung tahun 2018, PLN berhasil menyelesaikan dan mengoperasikan setidaknya tiga proyek transmisi kelistrikan di Sumatera. Termasuk rute di atas.

“Daerah Kutacane sebelumnya di-supply oleh pembangkit diesel Kuning 5,2 MW. Dengan beroperasinya transmisi baru ini, Kutacane sudah gabung dengan sistem listrik Sumatera. Dengan tidak lagi memakai diesel, ada potensi keuntungan mencapai 4,6 miliar per tahun,” ungkap Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto, baru-baru ini.


Diungkapkan juga, PLN telah berhasil pula menyambung transmisi listrik 150 kV sepanjang 65,8 kms antara Seputih Banyak ke Menggala, Lampung. Menjadikan transfer listrik dari Sumatera bagian selatan ke Lampung makin andal.

“Ya, Seputih Banyak – Menggala sudah resmi operasi per 29 Desember 2018 ini. Proyek lama, sudah berumur 11 tahun, selesai sudah,” kata Wiluyo.

Sedangkan di Riau, PLN berhasil mengoperasikan tambahan trafo kapasitas 60 MVA di Gardu Induk Pasir Putih. Satu trafo ini menambah kapasitas GI Pasir Putih menjadi total 120 MVA.

“Trafo baru ini bisa untuk menambah jumlah pelanggan, yang artinya bisa meningkatkan penjualan PLN di sekitar Pasir Putih,” terang Wiluyo.

Menurutnya, secara sistem, penambahan trafo juga mampu memperkuat keandalan. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      pln-