Bupati Solok Terima Penghargaan atas keberhasilan dalam melaksanakan pemerintahan yang baik. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Tingkat Nasional, Bupati Solok Terima Penghargaan Bebas Frambusia

KUTA MANDALIKA (SumbarFokus)

Kabupaten Solok kembali mendapatkan penghargaan atas keberhasilan dalam melaksanakan pemerintahan  yang baik. Setelah beberapa hari sebelumnya Pemerintah Daerah setempat  mendapatkan penghargaan WTP dari BPK RI, saat ini Kabupaten Solok kembali mendapatkan penghargaan pada tingkat Nasional di bidang kesehatan. Mengagumkannya, Kabupaten Solok adalah satu satunya daerah Di Sumatera Barat yang diberikan penghargaan Sertifikat Bebas Frambusia oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dalam hal ini, Kabupaten Solok dinyatakan berhasil dalam memenuhi persyaratan untuk target nasional Indonesia bebas dari frambusia sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok dianugerahi penghargaan tersebut.


Sertifikat penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M.Mar bersama dengan Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Zulhendri, SKM, M.Kes dari Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS. Selasa (31/5/2022) di Kuta Mandalika, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Dr. Maxi menyampaikan bahwa Sertifikasi Bebas Frambusia merupakan salah persyaratan Indonesia sebagai Negara Bebas Frambusia.

Saat ini, di Indonesia, ada  46 kabupaten/kota yang telah memenuhi persyaratan bebas frambusia dan masing-masing kepala daerahnya dianugerahi Sertifikat Penghargaan Frambusia, salah satunya adalah Kabupaten Solok Sumatera Barat.

"Sertifikat Bebas Frambusia merupakan salah satu persyaratan Indonesia untuk dapat mengusulkan ke WHO sebagai negara Bebas Frambusia, Selamat kepada Kabupaten Solok yang telah mendapatkan Penghargaan," tuturnya.


Dr. Maxi menjelaskan, untuk mendapatkan penghargaan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh kabupaten/kota yaitu telah membuktikan bahwa tidak ada lagi kasus frambusia yang baru berdasarkan survei berkinerja baik serta mendapatkan rekomendasi Provinsi selama sertifikasi dan asesmen tim sertifikasi Pusat.

Bupati Solok sendiri,  melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Zulhendri, menjelaskan, Kabupaten Solok merupakan satu satunya daerah di Sumatera Barat dan 74 kabupaten/kota se-Indonesia yang mendapatkan penghargaan frambusia, yang mana frambusia merupakan sejenis penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri melalui kulit yang menyerang dalam jangka waktu yang cukup lama.

Ketika ada yang terinfeksi oleh frambusia akan mengalami cacat seumur hidup (kronis). Untuk sepuluh tahun terakhir, di Kabupaten Solok tidak ditemui lagi gejala frambusia sehingga Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan bebas frambusia kepada Kabupaten Solok.

"Eradikasi frambusia merupakan upaya pembasmian berkelanjutan untuk menghilangkan frambusia secara permanen sehingga tidak menjadi masalah kesehatan secara nasional," jelas Zulhendri.

Pada saat menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan, Kabupaten Solok juga menandatangani kesepakatan dengan komitmen akan selalu mengantisipasi berkembangnya penyakit menular tersebut di Kabupaten Solok.

"Alhamdulillah, selama sepuluh tahun terakhir tidak lagi ditemui penyakit serta gejala frambusia di Kabupaten Solok," ujar Zulhendri.

Dengan adanya sertifikat penghargaan frambusia ini, ke depannya Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Kesehatan akan selalu melakukan pencegahan akan terjadinya penyakit menular frambusia.

"Kita akan selalu sosialisasikan kepada masyarakat, dengan melakukan imbauan ke masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal serta melakukan pembinaan dengan menerapkan pola hidup sehat," tutur Zulhendri.

Acara penyerahan piagam penghargaan dihadiri oleh Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M. Pd, serta bupati/walikota yang ikut menerima Penghargaan Bebas Frambusia.
(000/par)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021




      kabupaten-solok