Jajaran Polres Pasaman Barat berfoto bersama para tersangka dan barang bukti yang diamankan, berupa 22 kilogram sisik trenggiling. (Foto: Ist.)


Hukum

Tiga Tersangka Penyalahgunaan Hewan Dilindungi Ditangkap di Ranah Batahan

SIMPANG EMPAT (SumbarFokus)

Tiga orang tersangka penyalahgunaan satwa trenggiling ditangkap oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), di Kampung Masjid Nagari Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.

Disampaikan oleh Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Sugeng Hariyadi, melalui Kepala Sub Bagian Humas AKP Defrizal di Simpang Empat, Kamis itu, ketiga tersebut adalah S (68) warga Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara, R (44) warga Ujung Gading Pasaman Barat, dan Is (44) warga Ujung Gading. Dari tangan ketiganya, diungkapkan, juga diamankan barang bukti 22 kilogram sisik atau kulit Manis Javanica atau yang dikenal dengan trenggiling.

Dengan demikian, ketiga tersangka dinyatakan melanggar peraturan perundang-undangan Pasal 21 ayat (2) huruf d Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.


“Penangkapan terhadap ketiga tersangka berawal ketiga petugas bersama petugas Balai Sumber Daya Alam seksi wilayah I Pasaman melakukan investigasi terkait satwa langka itu,” terang Sugeng.

Setelah tim gabungan personel Reskrim Tindak Pidana Tertentu Polres Pasaman Barat melakukan pengintaian maka tersangka berhasil ditangkap tepatnya di pinggir jalan Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan.

"Saat ini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Polres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih jauh," tegasnya. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      hukum