Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Muhammadiyah Amin menyerahkan SK penetapan lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional 2020 ini ke Wagub Sumbar Nasrul Abit, Minggu (28/4/2019) malam di Padang. (Foto: Wahyu)


Nasional

Terkait MTQ Nasional 2020, Wagub Sumbar: Jangan "Bermain-main" dengan Ayat Al-Quran

PADANG (SumbarFokus)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar), hingga saat ini terus melakukan persiapan untuk menyukseskan perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-18 Tahun 2020.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengingatkan, agar tidak ada oknum yang ber-”main-main” dalam perhelatan nasional ini. Baik dalam proses pelaksanaan, pemilihan qori-qoriah, termasuk terkait anggaran.

“Jangan bermain-main dengan ayat Al-Quran. MTQ seharusnya kita sebagai ladang amal, tapi justru berbuat dosa,” kata Nasrul usai menerima SK Menteri Agama RI penetapan lokasi pelaksanaan MTQ Nasional 2020 di Sumbar, Minggu (28/4/2019) di Padang.

Iklan Dalam Berita

Peringatan yang dimaksud Wagub Sumbar tersebut, tujuannya agar sebagai tuan rumah penyelenggara MTQ Nasional ke-18 pada pertengahan Juli 2020 mendatang, tidak dicemari dengan oknum berbuat kecurangan.

Ia juga mengimbau, agar semua OPD, lembaga, dan instansi terkait bisa berisnergi dalam menyukseskan alek gadang Minangkabau ini. Pasalnya, ia menilai MTQ Nasional ini merupakan tugas berat yang mempertaruhkan harga diri dan nama baik Sumbar.

Alek ini memang tugas berat, Kemenag hanya menanggung dewan hakim, penginapan, tiket, dan hadiah 1,2,3 saja. Iven ini harus sukses, sebab ini harga diri Sumbar,” tegas mantan Bupati Pesisir Selatan itu.

Selain itu, semua instansi terkait dan stakeholders atau panitia di daerah, agar segera harus menyusun anggaran pada perubahan anggaran 2019 secara rinci. Hal ini untuk mengantisipasi, agar tidak ada kekurangan dana MTQ Nasional nantinya, apalagi dengan anggaran yang terbatas.

“Tapi tetap harus berkoordinasi dengan BPK atau BPKP, jangan sampai menyalahi aturan yang berdampak pada hukum terkait keuangan nantinya,” pesan Nasrul.

Sementara, Dirjen Bina Masyarakkat (Bimas) Islam Kemenag RI Muhammadiyah Amin menyampaikan, bahwa SK penetapan lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional 2020 ini, sudah alam ditandatangani oleh Menteri Agama RI.

“Ada dua panitia MTQ Nasional ini, yakni pusat dan daerah, tapi sangat dominan panitia di daerah. Kalau pusa hanya menanggung dewan hakim, tiket, akomodasi, hotel, dan semua hadiah,” ungkap Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, ia mengakui bahwa terkait MTQ Nasional 2020 ini, tidak ada keluhan terkait keuangan dari Sumbar. Hal ini menurutnya sebagai bukti keseriusan ranah Minang sebagai tuan rumah.

Ia berharap pelaksanaan MTQ Nasional nantinya lebih baik dan transparan dengan berbagai inovasi, salah satunya dengan menggunakan aplikasi e-MTQ. Dengan aplikasi ini, tidak ada lagi qori-qoriah yang disewa, karena sudah bekerjasama dengan Disdukcapil.

“Inovasi ini sudah beberapa kali kita gunakan, agar tidak ada lagi yang menopang terkenal dengan mengatasnamakan daerah lain,” ujarnya.

Turut hadir dalam jamuan dan penyerahan SK lokasi penyelanggaraan MTQ Nasional tersebut, Kepala Kantor Wilayah Menteri Agama Sumbar, stakeholder dari berbagai OPD, serta mitra dari berbagai perguruan tinggi. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *