Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Asyraf Mursalina didampingi Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Debi Mersah Putra, saat konfrensi pers di RM Silungkang di Padang, Selasa (3/9/2019). (Foto: Wahyu)


Lain-lain

Terkait Kenaikan Iuran, Kepala BPJS Kesehatan Padang Imbau Masyarakat Tak Buru-buru Ambil "Keputusan

PADANG (SumbarFokus)

Wacana kenaikan iuran peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) kembali mencuat ke permukaan. Akibatnya, banyak pemegang kartu JKN-KIS yang ingin pindah kelas, bahkan berhenti sebagai anggota.

Terkait hal itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Cabang Padang Asyraf Mursalina mengimbau agar masyarakat yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan tidak buru-buru mengambil keputusan. Apalagi harus berhenti sebagai pemegang kartu JKN-KIS.

"Bagi masyarakat yang ingin pindah kelas, atau yang minta keluar dari JKN-KIS, kami harap jangan terburu-buru, tunggu dulu regulasi adanya penyesuaian," imbau Asyraf di hadapan awak media di Padang, Selasa (3/8/2019).


Didampingi Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Padang Debi Mersah Putra, ia katakan semua isu kenaikan iuran itu belum bisa dipastikan, sebab belum ada regulasi dari pemerintah Indonesia. Semua angka-angka yang beredar akhir-akhir ini, masih sebatas usulan dan masih dalam pembahasan DPR. 

"Kalau memang ada penyesuaian iuran, pasti akan terlebih dahulu disosialisaikan kepada masyarakat. Sebab, jika terburu-buru pindah kelas, ternyata nanti iurannya terjangkau, dan untuk naik kelas mesti nunggu waktu setahun lagi," terangnya.

Selain itu, saat ini BPJS Kesehatan sudah melayani dengan berbagai kemudahan. Jika untuk pindah kelas mandiri, tidak perlu ke Kantor BPJS. Masyarakat dapat melakukannya sendiri dan kapan pun. Cukup mengunduh aplikasi mobile JKN di playstore di gawai masing-masing.

"Aplikasi mobile JKN ini bukan hanya untuk pindah kelas, tapi juga bisa untuk perubahan data, serta mengetahui jumlah pembayaran dan lainnya," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang itu.

Informasi tambahan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan diusulkan naik sebesar 100 persen mukai 1 Januari 2020, untuk kelas I dan kelas II. Rinciannya, untuk kelas I sebelumnya Rp80.000 menjadi Rp160.000 per bulan per jiwa, sedangkan kelas II sebelumnya Rp51.000 menjadi Rp110.000 per bulan per jiwa. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *