Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Terbanyak di Indonesia, Sumbar Punya Minimal 17 Titik Panas Bumi

PADANG (SumbarFokus)

Sekurangnya 17 titik lokasi panas bumi tersimpan di Sumatera Barat (Sumbar), yang tentunya ini sangat potensial untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Hal tersebut dikemukakan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dalam suasana diskusi yang akrab antara orang nomor satu Sumbar tersebut dengan para anggota Jaringan Pemred Sumbar (JPS), baru-baru ini di Padang.

"Saat ini baru dikelola 3 titik panas bumi di Sumbar yaitu di Solsel, Solok dan Pasaman Barat, tapi yang beroperasi baru di Solok Selatan," ujar Irwan.


Ditekankan, panas bumi merupakan sumber daya investasi yang cukup besar. Jika dikelola, dampaknya bagi masyarakat juga sangat besar. Kaitannya dengan lingkungan, sebuah proyek panas bumi sesungguhnya merupakan proyek yang ramah lingkungan. Bagaimana tidak, jika untuk menjaga kondisi panas bumi tersebut justeru dibutuhkan pengelola mampu untuk menjaga kondisi hutan yang baik agar pasokan air ke perut bumi konsisten.

Gubernur mencontohkan kondisi pengelolaan proyek panas bumi di Solok Selatan, yaitu di atas lahan seluas empat hektare.

“Itu sudah semua infrastrukturnya, sedangkan disekelilingnya adalah hutan lebat, jika hutan rusak, maka potensi panas bumi akan habis, maka perusahaan punya kewajiban menjaga kelestarian hutan," jelasnya.

Industri energi terbarukan seperti ini, menurut Irwan, justeru merupakan pilihan yang paling logis bagi Sumbar.

"Secara geografi dan demografi, Sumbar tidak potensial menerima industri padat karya, makanya kita fokus menjual potensi panas bumi ini ke investor," sebutnya. (003)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018