Beginilah keadaan kolam limbah pabrik milik PT BSS di Pasar Durian, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, pasca jebol akibat curah hujan tinggi pada Senin (6/8/2018) lalu. (ist)



Teliti Dampak Limbah Pabrik, Pemkab Agam Turunkan Tim Ahli

LUBUKBASUNG (SumbarFokus)

Pasca jebolnya kolam limbah pabrik kelapa sawit milik PT Bukit Sawit Semesta pada Senin (6/8/2018) lalu, Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mulai menurunkan tim ahli dari Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Andalas Padang.

Bahkan tim ini mendirikan posko di kantor walinagari atau desa adat Manggopoh, dan mereka setiap hari melakukan penelitian.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam Hamdi di Lubukbasung, Kamis (18/10/2018), tim ahli ini dilibatkan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 7 Tahun 2014 tentang kerugian lingkungan hidup akibat pencemaran dan atau kerugian lingkungan hidup.

Iklan Dalam Berita

Ia mengatakan, tim dengan jumlah 11 orang itu telah melakukan penelitian semenjak dua Minggu lalu.

“Tim ini melakukan penelitian terkait dampak lingkungan, kerugian dan lainnya akibat limbah pabrik tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan, seluruh biaya penelitian itu dibebankan kepada perusahaan dan Pemkab Agam hanya sebagai fasilitator.

Setelah tim ini melakukan penelitian kata dia menambahkan, mereka akan melahirkan rekomendasi terkait langkah yang harus dilakukan, kerugian masyarakat dan lainnya.

Dikatakannya, hasil rekomendasi itu nanti akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Agam untuk selanjutnya menyampaikan ke perusahaan untuk menindaklanjuti apakah perusahaan itu harus memperbaiki lingkungan yang rusak, dan memberikan ganti rugi kepada masyarakat.

Hamdi pun memastikan baha dalam persoalan ini Pemerintah Kabupaten Agam berdiri di tengah dan tidak berpihak.

Ia mengatakan,  saat ini perusahaan beralamat di Pasar Durian, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung itu tidak beroperasi untuk mengolah kelapa sawit menjadi CPO semenjak jebolnya kolam limbah. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Ada 117 Komentar untuk Berita Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *