Politisi PDI Perjuangan Albert Hendra Lukman



Soal Kapal Wisata, Anggota Dewan Bersuara

PADANG (SumbarFokus)

Terkait pernyataan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang menyebut bahwa selama ini kapal wisata yang berangkat dari berbagai pelabuhan menuju pulau-pulau lokasi wisata, tidak memiliki izin dari KSOP selaku pihak yang berwenang, ditanggapi oleh anggota DPRD Sumbar.

Politisi PDI Perjuangan Albert Hendra Lukman misalnya, dia meminta pemerintah daerah mengatur perizinan penyeberangan kapal wisata ke pulau-pulau kecil itu.

Ia mengatakan, selama ini izin penyeberangan itu belum jelas. Pada hal, kata dia, ini menyangkut keselamatan di laut.


“Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan provinsi maupun kota dan kabupaten, harus duduk bersama dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur yang memiliki kewenangan memberikan izin penyeberangan untuk mengatur hal tersebut,” kata dia, Jumat (20/7/2018).

Ia meminta jangan ada lagi ego sektoral, sehingga keselamatan dalam pelayaran diabaikan. “Padahal itu merupakan elemen penting," katanya.

Sementara itu Taufik Hidayat, anggota DPRD Sumatera Barat daerah pemilihan Kota Padang menyatakan, kapal wisata yang mengangkut penumpang ke pulau harus melalui prosedur keamanan yang jelas.

Ia mencontohkan kapal yang mengangkut penumpang dari Pelabuhan Muaro menuju Pulau Pasumpahan, Pulau Sirandah atau pulau-pulau lain yang kerap dikunjungi wisatawan yang kurang memnperhatikan keselamatan.

"Selama ini mungkin kurang diperhatikan mulai dari muatan kapal, alat keselamatan, pemeriksaan mesin kapal dan lainnya," kata Taufik Hidayat.

Ia berharap agar aturan mengangkut penumpang di laut sesuai dengan prosedur yang ada,  yaitu setiap kapal harus mengantongi izin berlayar sebelum berangkat ke pulau-pulau meskipun tujuannya untuk berwisata.

"Jangan sampai ada korban dulu baru dilakukan pembenahan. Kita harus belajar dari peristiwa yang sudah terjadi dan melakukan perbaikan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali," kata dia.

Sebelumnya Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat akan mengatur penyeberangan kapal menuju pulau-pulau kecil di daerah itu untuk kepentingan wisata.

“Selama ini kapal wisata yang berangkat dari berbagai pelabuhan menuju pulau-pulau lokasi wisata tidak memiliki izin dari KSOP selaku pihak yang berwenang,” kata Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur Nazirwan baru-baru ini.

Ia mengatakan, KSOP memiliki kewenangan untuk memberikan izin atau tidak kepada kapal yang akan menyeberang menuju pulau-pulau kecil di Sumatera Barat.

"Hal ini yang kurang terperhatikan selama ini, apakah kapal yang digunakan mengangkut wisatawan itu memenuhi standar atau tidak dan ini berkaitan dengan keselamatan penumpang," kata dia. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      sumbar

Ada 179 Komentar untuk Berita Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *