Tim SMA Don Bosco Padang melaju ke berempat final dengan menerima fantastic four Honda DBL West Sumatera Series 2019, usai mengalahkan tim SMA Adabiah 2 Padang, Rabu (30/7/2019). (Foto: Wahyu)


Olahraga

SMA Don Bosco Leluasa Pertahankan Gelar Juara dalam Honda DBL West Sumatera Series 2019

PADANG (SumbarFokus)

Tim basket SMA Don Bosco Padang, kembali memenangkan partai delapan besar. Juara bertahan ini menuju empat besar, atau kembali meraih fantastic four. Hal ini setelah berhasil menundukkan tim SMA Adabiah 2 Padang, dalam ajang Honda DBL West Sumatera Series 2019 di Padang, dengan perjuangan cukup berat.

Atas kemenangan ini, pintu mempertahankan gelar juara masih terbuka lebar bagi anak didik coach Arif Baskoro itu. Meskipun, bisa memenangkan laga, perjuangan tim tidaklah begitu mulus. Apalagi tim SMA Adabiah 2 Padang, bukanlah yang bisa dianggap remeh.

"Saya melihat, tadi ada dua orang pemain lawan yang cukup kuat. Jadi tadi kita berusaha mengimbangi, dan sekaligus mewanti-wanti. Akhirnya, kita menang," kata Arif Baskoro.


Menurut coach SMA Don Bosco ini, selama ini belum ada lawan yang kuat seperti SMA Adabiah 2. Dengan itu pula, ia menilai permainan hari ini ditutup dengan  super seru, serta menegangkan. Apalagi perbedaan jumlah point sangat tipis.

Terkait games hari ini, ia menilai timnya lebih mampu mengontrol bola, dan lebih tenang dibanding lawan. "Sebenarnya kita dengan lawan sering sama-sama latihan. Makanya tadi pemain sama-sama ngotot, agresif, dan dicampur emosi. Untung tim kita lebih terkendali," ungkap coach tersebut.

Dalam laga penutup ini, paruh pertama SMA Don Bosco sempat ketinggalan point. Skor sementara hingga paruh pertama ini berakhir 9-10. Kemenangan ada di pihak SMA Adabiah 2 Padang. Gemuruh suporter pun terus menghidupokan suasa laga.

Permainan berlanjut, suasana semakin panas. Tidak mau kalah begitu lama, pada paruh kedua SMA Don Bosco mampu  membalikkan fakta. Tim yang dipimpin quard Rizky Aditya Satrio ini berhasil mengungguli point dengan skor 27-23. Kemenangan di pihal SMA Don Bosco.

"SMA Adabiah tim yang kuat. Makanya tim kami tidak pernah menganggap remeh tim lawan. Bagi kami perjuangan masih panjang. Untuk laga berikutnya, kita harua hati-hati, tapi tetap optimis menang, dan bisa mempertahankan champions.

Sementara coach SMA Adabiah 2 Padang, Afri Kanadi menilai kekelahannya karena tidak ada penyerang depan yang bisa diandalkan. Selain itu, pertahanan di bawah juga masih lemah. Meskipun begitu, ia tetap bangga kepada anak didiknya itu.

"Kita tadi tidak ada pemain yang bisa langsung tancap gas ke ring lawan. Kalau tidak, SMA Don Bosco bisa kami selesaikan denga  gampang," akunya.

"Kami tetap bangga terhadap anak-anak. Meskipun baru kemarin main, tapi fisik, semangat, mentalnya tetap kuat, dan tieak pernah takut melawan SMA Don Bosco," imbuh Afri. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018