Satpol PP Kota Padang menangkap sepuluh perempuan penyuka sesama jenis (lesbian) di Padang. (Ist)


Hukum

Sepuluh Perempuan Penyuka Sejenis Ditangkap Satpol PP Padang

PADANG  (SumbarFokus)

Aparat Satpol PP Kota Padang menangkap sepuluh orang perempuan yang berorientasi seks menyimpang, yakni penyuka sesama jenis atau lesbian, di dua rumah kos di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Penangkapan ini berawal dari berbagai laporan yang meresahkan masyarakat setempat. Satpol PP Padang kemudian melakukan pengembangan dan pengintaian. Keberadaan para perempuan lesbi ini terlacak karena salah satu akun mengunggah foto-foto aktivitas yang tidak senonoh di media sosial facebook.

"Dari hasil pelacakan itu kami menemukan identitas mereka. Setelah dua hari melakukan pencarian di wilayah Kota Padang pada Jumat malam petugas melihat keberadan pasangan yang ada di facebook itu di salah satu kafe di kawasan Pondok," ungkap Yadrison di Padang, Selasa (6/11/2018).


Kemudian kata dia, pada Minggu sore (4/11/2018) aparat Satpol PP berhasil menagkap lima perempuan penganut paham Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender  (LGBT) berinisial RS (26), MW (23), NP (25), ZS (23), dan FR (24) di sebuah rumah kos kawasan Cendana Mata Air Kecamatan Padang Selatan.

Kemudian dari hasil pengembangan, Minggu malam (4/11/2018) sekira pukul 20.00 WIB, Satpol PP menggerebek lima pasangan lesbi berinisial Al (31), FD (24), NL (23), FD (24), dan ZL (25) di tempat kos-kosan kawasan Simpang Haru Kecamatan Padang Timur.

Sesuai keterangan Kasatpol PP Kota Padang Yadrison, kesepuluh perempuan lesbi tersebut langsung dibawa ke Mako Pol PP untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Menurut Yadrison, upaya ini dilakukan seiring kebijakan Pemerintah Kota Padang yang sedang gencar melawan penyebaran perilaku LGBT di kota tersebut.

"Kami hampir setiap hari menerima laporan dari masyarakat terkait isu LGBT ini, makanya kami semakin gencar melakukan pengawasan agar perbuatan tidak senonoh ini tidak menyebar luas," ujar Yadrison.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesepuluh perempuan itu mengakui perbuatannya di hadapan petugas. Dari pengakuan mereka, terungkap bahwa mereka memang menjalani hidup bersama penyuka sesama jenis.

Kita Peduli!

"Kesepuluh perempuan tersebut akan kami kirim ke Dinas Sosial untuk dibina. Kita berharap mereka bisa pulih dari perilaku menyimpang terrsebut," kata Yadrison. (005)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020