Ilustrasi pemecatan personel polisi secara tidak hormat. (Foto: Ist.)


Hukum

Sepanjang 2020, 51 Personel Polda Sumbar Positif Menggunakan Narkoba

PADANG (SumbarFokus)

Sepanjang tahun 2020, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, sebanyak 51 personel mereka positif menggunakan narkoba. Hal ini diketahui melalui pemeriksaan urine yang dilakukan sepanjang tahun tersebut. Dari kondisi ini, total telah tujuh orang personel dipecat karena penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu di Padang, Rabu (13/1/2021). Selain tujuh orang yang dipecat, ada juga tiga orang personel yang diberi sanksi pidana.

Menurut Satake, ini merupakan langkah tegas yang diambil terhadap anggota kepolisian di daerah itu yang terlibat penyalahgunaan narkoba.


"Ini bentuk komitmen memberantas penyalahgunaan narkoba di daerah itu," sebutnya.

Dikatakan, komitmen ini dimulai dari dalam jajaran Polda Sumbar dan bagi anggota yang terlibat nantinya akan diberi sanksi tegas. Langkah ini sesuai dengan instruksi dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto mulai tahun 2021 ini anggota yang positif narkoba akan dilakukan proses pidana.

“Anggota yang positif narkoba akan diproses pidana. Perintah bapak Kapolda tidak hanya disiplin tapi juga dipidana,” sebut Satake.

Dijelaskan, sanksi pidana bagi anggota Polri di jajaran Polda Sumbar yang diketahui positif narkoba tersebut untuk memberikan efek jera dan mencegah anggota lainnya untuk tidak melakukan hal tersebut.

“Jangan sampai ada anggota yang terlibat, karena sanksi tegasnya bisa dipecat,” Satake menekankan. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      hukumsumbar