Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya meringkus satu dari sembilan pelaku kasus pemerkosaan yang terjadi hampir dua tahun lalu, tepatnya 7 Juni 2018. (Foto: Ist.)


Hukum

Seorang Pelaku Kasus Pemerkosaan di Dharmasraya Diringkus, Delapan Lagi Masih Diburu

DHARMASRAYA (SumbarFokus)

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya berhasil mengungkap kasus pemerkosaan yang terjadi hampir dua tahun lalu, tepatnya 7 Juni 2018.

Setelah melakukan serangkaian penyidikan, AS (18 tahun) yang diduga sebagai pelaku diamankan tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto di rumahnya di kawasan Jorong Sungai Sangkir, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Senin sore (13/1/2020).

Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir melalui Kasat Reskrim AKP Suyanto menerangkan berdasarkan pengakuan korban PR (20 tahun) peristiwa itu terjadi pada Hari Kamis, 7 Juni 2018 sekira pukul 21.00 WIB. 


Saat itu korban diperkosa oleh pelaku AS bersama delapan orang temannya di tepi pengairan irigasi Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung.

“Identitas delapan pelaku lainnya sudah diketahui dan sekarang sedang dalam pengejaran,” kata AKP Suyanto, dikutip SumbarFokus dari laman resmi Polri Tribratanews, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya korban merupakan warga asal Jorong Koto Lamo, Nagari Takung, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

“Pelaku telah buron selama 19 bulan sejak dilaporkan korban,” ujarnya.

Didampingi Kanit PPA Polres Dharmasraya Ipda Iin Cendri, AKP Suyanto menjelaskan bahwa korban saat ini sedang mendapatkan pendampingan oleh psikolog.

“Korban pemerkosaan masih mengalami trauma dan saat ini mendapatkan bantuan pendampingan dari psikolog,” tuturnya.

Setelah dilakukan pengembangan dan penyidikan, ternyata pelaku AS juga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Hal itu berdasarkan laporan polisi nomor LP/78/K/V/2019 Polres tanggal 29 Mei 2019.

Dalam aksinya pelaku merampas sepeda motor di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi.

“Pada Rabu tanggal 29 Mei 2019 diduga pelaku bersama dengan temannya R (DPO) mengambil sepeda motor merk Honda Beat Pop nomor polisi (nopol) BH 2660 UN milik korban Masrul (43 tahun) warga asal Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi secara paksa dengan mengancam korban menggunakan sebilah pisau,” terangnya.

Saat ini, pelaku dan barang bukti (sepeda motor) telah diamankan di Mapolres Dharmasraya guna penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku diancam dengan pasal berlapis yakni pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun juncto pasal 363 KUHP tentang Curas dengan ancaman ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tutupnya. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      hukumkepolisian