Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumbar Kusriyanto. (Foto: Yeyen)


Lain-lain

Sentuh Masyarakat, ‘Nagari Bersinar’ Diusung BNNP Sumbar

PADANG (SumbarFokus)

Tokoh masyarakat, sebagai salah satu bagian dari stakeholder Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar), memegang peranan vital terkait upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Tokoh masyarakat merupakan bagian dari lingkungan masyarakat, stakeholder yang paling dominan dari empat stakeholder terkait upaya P4GN yang dilakukan BNN.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumbar Kusriyanto, mewakili Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin, pada SumbarFokus, baru-baru ini.

“Stakeholder ada empat ligkungan, yaitu lingkungan masyarakat, lingkungan pendidikan, lingkungan pemerintahan, dan lingkungan swasta. Yang paling dominan dalam upaya P4GN adalah lingkungan masyarakat. Tokoh masyarakat yang ada di masyarakat berperan sangat penting dalam membentuk karakter masyarakat dan memberi arahan baik kepada masyarakat,” urai Kusriyanto.


Karena sangat pentingnya peran tokoh masyarakat ini, BNNP Sumbar menciptakan program Nagari Bersinar, singkatan dari Nagari Bersih Narkoba, yang merupakan salah satu program unggulan BNNP Sumbar.

“Pendekatan kita lebih ke setiap nagari, kelurahan, atau desa, Nagari sangat dominan di Sumbar. Ada 800 lebih nagari di Sumbar. Kelurahan cuma sekitar 200-an, sedangkan desa 100-an. Ikon nagari ini juga sebenarnya mewakili kelurahan dan desa. Dengan pendekatan melalui nagari, kita mendorong agar ada upaya untuk menggerakkan tokoh-tokoh masyarakat dalam upaya P4GN,” tutur Kusriyanto lebih lanjut.

Dengan adanya sinergi empat lingkungan di atas, menurut Kusriyanto, penyebaran penyalahgunaan Narkoba di empat lingkungan ini akan lebih bisa ditanggulangi.

“Ini karena seluruh lingkungan itu kembalinya ke lingkungan masyarakat. Baik-buruknya karakter seseorang itu dibentuk masyarakat, termasuk keluarga,” sebutnya lagi.

Target BNNP Sumbar dalam program ini, lebih sempitnya, adalah bagaimana bisa dilakukan advokasi terhadap para walinagari supaya mereka mengerti dan melaksanakan P4GN di nagari masing-masing. Walinagari sebagai tokoh masyarakat memainkan peranan sangat penting dalam hal ini.

Upaya tersebut merupakan bagian dari kinerja bidang yang dikepalai oleh Kusriyanto, Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, dengan fokus pada pencegahan dini mulai dari deteksi dini, sebaran informasi, dan advokasi kepada stakeholder.

Untuk pencegahan dini sendiri, Kusriyanto mengimbau masyarakat agar jangan ragu untuk mengungkap.

“Apabila ada warga yang dicurigai melakukan penyalahgunaan Narkoba, coba secara mendadak diperiksa. Benarkah mereka melakukannya. Satu orang saja yang melakukan penyalahgunaan sudah potensial untuk menciptakan keresahan bagi masyarakat keseluruhan di daerah terkait. Berawal dari penyalahgunaan Narkoba, bisa tercipta keresahan, kehilangan, kekerasan,” pungkas dia. (003)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      bnn-sumbarsumbar