Pengacara yang menaruh perhatian terhadap permasalah tanah ulayat yang terjadi di Dharmasraya baru-baru ini, Lukman Firnando SH MH. (Foto: Ist.)


Hukum

Sengketa Tanah Ulayat di Dharmasraya Dapat Perhatian Advokat

DHARMASRAYA (SumbarFokus)

Kasus sengketa tanah ulayat Datuk Arifik Jomandaro yang terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mendapat perhatian seorang pengacara, Lukman Firnando SH MH. Lukman kemudian menyatakan, akan mendampingi masyarakat dalam kasus ini.

“Kasus seperti ini sudah sering terjadi di Dharmasraya, dan Saya selaku yang dipercaya masyarakat akan pegang amanah masyarakat,” sebutnya, Minggu malam (28/7/2019).

Menanggapi perhatian sang pengacara, Datuk Arifin Jomandaro menyampaikan terimakasih.


“Kami sangat mengapresiasi kebaikan tersebut, karena Kami sudah sangat kewalahan untuk menghadapi permasalahan ini. Tak tentu lawan atau pun kawan, entah itu Perusahaan atau Pemda, yang Kami tau ini tanah ulayat Kami, hak Kami, dan akan Kami perjuangkan sampai bertemu jalan keluarnya,” ungkap Datuk yang merupakan tetua di kelompok masyarakat yang mengklain sebagai pemilik ulayat.

Salah seorang ninik mamak, Marhakim Ampang Sembilan, juga angkat bicara.

"Kemarin Kita sudah ikuti prosedur atau arahan dari pihak kepolisian untuk menunggu 15 hari terhitung mulai portal di perusahaan tersebut dibuka, dan sekarang sudah jalan enam hari, berarti jatuh temponya sampai tanggal lima agustus. Jiikalau seandainya tidak ada keputusan juga yang berpihak kepada masyarakat, Kami akan ajukan perkara ini ke Pengadilan Negeri Dharmasraya. Nah, di sinilah kami membutuhkan kan sosok advokad Lukman Firnando selaku pendamping masyarakat untuk ajukan perkara ini,” harap dia.

Dalam kesempatan perjumpaan itu, Lukman menyatakan loyalitasnya untuk membela masyarakat dalam permasalahan ini.

“Kita tunggu saja informasi selanjutnya. Kalau memang tidak Kita temukan solusi, Kita akan bawa ke Pengadilan Negeri,” ujar Lukman. (015)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      dharmas-raya