Rencana pembangunan Sport Center di Kota Padang Panjang akhirnya dapat disetujui oleh eksekutif dan legislatif. (Foto: Ist.)


Parlementaria

Sempat Pro Kontra, Dua Nota Kesepahaman Akhirnya Disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD Padang Panjang

PADANG PANJANG (SumbarFokus)

Rencana pembangunan Sport Center di Kota Padang Panjang akhirnya dapat disetujui oleh eksekutif dan legislatif. Diketahui, rencana ini sempat menuai pro dan kontra. Namun demikian, menyangkut perda tahun jamak, setelah membahas bersama, melalui perjalanan yang panjang dan mendapat keterangan jelas dari Kementerian Dalam Negeri, tepatnya Direktur Pengelolaan Perencanaan Keuangan Daerah, secara virtual, rencana ini kemudian disepakati untuk dijalankan dalam rapat paripurna DPRD Kota Padang Panjang, Selasa (23/11/2021).

Dalam kesempatan itu, hadir Walikota Fadly Amran, Wakil Walikota Asrul, Sekda Soni Budaya Putra, Kepala BPKAD Winarno Dahlan, Kepala BAPPEDA Rusdianto, dan Ketua DPRD Mardiansyah, serta Fraksi-fraksi.


Selain persetujuan atas pelaksanaan sub kegiatan tahun jamak pembangunan sarana prasarana olahraga Sport Centre, Nota Kesepakatan antara WaliKota dengan DPRD Kota Padang Panjang terhadap KUA PPAS tahun anggaran 2022 juga disetujui dan ditandatangani dalam rapat itu.

Persetujuan tersebut langsung ditandatangani WaliKota Fadly Amran dan Wakil WaliKota Asrul, disahkan dan ditandatangani Ketua DPRD Mardiansyah, Wakil Ketua I Yulius Kaisar, Wakil Ketua II Imbral.

Wako Fadly dalam sambutannya mengatakan, berterima kasih dan mengapresiasi semua pihak, terutama anggota DPRD yang telah menyetujui nota kesapahaman ini terutama untuk Sport Centre.

"Ini akan kita tindakl lanjuti secepatnya. Akan digerakkan langsung, baik tender, teknis dan lain sebagainya. Jika penganggarannya sudah ada, kami akan langsung kerjakan," kata Fadly.

Disebutkannya, pembahasan untuk pembangunan Sport Centre ini sudah banyak dilalui dan akhirnya bisa dicapai. Dengan adanya Sport Centre ini nantinya, akan digunakan sesuai kegunaannya, pemanfaatannya, sebagaimana fungsinya.

Kita Peduli!

"Kebersamaan dalam membangun Sport Center ini sangat diperlukan. Untuk itu mari kita bahu-membahu untuk mengerjakannya," ajak Fadly.

Sementara, Mardiansyah menyampaikan, khusus untuk sarana dan prasarana Sport Centre ini sudah sejalan dengan program nasional, yaitu peningkatan imun tubuh, olahraga, kesegaran jasmani dan kebugaran. Semua ini sudah tertera dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah) dan telah disepakati DPRD.

"Jika itu sesuai dengan undang-undang maka jalankan," katanya.

Untuk KUA PPAS, tambahnya, akan dibahas lagi. Setuju atau tidak disetujui, akan ditentukan pada pandangan akhir fraksi.  

Mardiansyah juga berharap, jika anggaran untuk Sport Centre sudah ada, Desember nanti Pemko harus menutup tendernya.

Sementara nota kesepakatan tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022, pendapatan rancangan PPAS sebesar Rp 513.901.339.566, hasil pembahasannya Rp 541.419.707.666. Sedangkan untuk belanja daerah, rancangan PPAS-nya Rp 572.361.399.566 menjadi Rp 599.879.707.666,00. Di samping itu pembiayaan netto rancangan pembahasannya Rp 58.460.000.000 hasil pembahasan berkisar Rp 58.460.000.000.

Untuk Sport Center untuk biaya pekerjaan fisik dengan pagu anggaran senilai Rp 70 miliar, biaya pekerjaan non fisik dengan pagu anggaran senilai R 2,9 miliar. Jadi total anggaran untuk Sport Centre berjumlah Rp 72,900 M. Dengan rincian, tahun anggaran 2022 senilai Rp 30 miliar, tahun anggaran 2023 senilai Rp 40 miliar. Biaya pekerjaan non fisik tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 1,45 miliar. (par)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021