Ilustrasi.


Lain-lain

Sempat Memburuk, Kondisi Salah Seorang Korban Penusukan di Agam Berangsur Membaik

Agam (SumbarFokus)

Kondisi Mt (19), salah seorang korban penusukan yang diduga dilakukan oleh karyawan PT AMP Plantation Wilmar, sempat memburuk dan harus dilarikan di rumah sakit di Kota Padang pada Senin kemarin (1/4/2019).

Sebelumnya, berdasarkan pantauan SumbarFokus pada Senin tersebut, Mt yang mengalami luka tusukan serius di punggung bagian kanan mendapat perawatan selama empat hari di ruang VIP tanpa memakai BPJS Kesehatan. Kondisinya terlihat lemah saat itu dan mengeluhkan mual serta pusing. Tak jarang Mt batuk dan muntah darah. Namun demikian, Mt diperbolehkan pulang untuk menjalani perawat jalan.

Saat ditanya SumbarFokus, orang tua Mt, IS, menyatakan menyesali adanya kabar yang menyebutkan bahwa anaknya menjadi pihak yang tersalah dalam kejadian ini.

Iklan Dalam Berita

"Saya dengar sudah ada pertemuan kepala jorong, tokoh masyarakat, ninik mamak dari Jorong Masang Timur dengan pihak perusahaan. Tapi apakah itu pertemuan penyelesaian antara korban dan pihak tersangka atau untuk meredakan emosi massa saya tidak tahu pasti. Tapi yang tak mengenakan hati, setelah masyarakat Jorong Masang Timur tenang, malah muncul penyataan menyalahkan korban," ungkapnya.

Dia mengatakan hanya mengharap adanya kejelasan penyelesaian dari kasus ini. Diakui keluarga korban, beberapa hari yang lalu, pihak PT AMP bersama Jorong Masang Timur datang ke rumah sakit menjenguk dan memberi bantuan pengobatan Rp500 ribu.

Perwakilan Jorong Masang Timur, Afrianto, menyebutkan bahwa langkah awal penyelesaian telah dijajakinya dengan pihak perusahaan dan perwakilan dari tersangka. Pihaknya sudah menjenguk para korban dan ia berjanji dalam dua hari ini persoalan itu selesai.

"Kemarin itu, mengenai penyelesaian, kita menunggu korban pulang dari rumah sakit dulu. Yang jelas kita amankan situasi dulu agar tidak membesar," ujar Afrianto.

Sementara, Wali Nagari Tiku Lima Jorong yang juga Camat Tanjung Mutiara Yogi Astarian, saat dihubungi SumbarFokus melalui ponsel menyampaikan, mengingat para korban adalah warganya dan pelaku adalah karyawan PT AMP Plantation Wilmar Group, maka pihak Nagari diwakili Kepala Jorong bersama tokoh masyarakat dan ninik mamak telah memediasi pertikaian agar tidak meluas.

"Aparat kepolisian dari Polres Agam pun telah berupaya mengkondusifkan situasi. Alhamdulillah itu terlaksana," ujar Yogi.

Diketahui, sebelumnya telah terjadi peristiwa perkelahian berbuntut jatuhnya tiga korban, Mt (20), Mld (19) dan AB (22) warga dusun Gadih Angik Jorong Masang Timur Nagari Tiku Lima Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara di kompleks perumahan karyawan AMP 2 Tower milik PT AMP. Plantation di Jorong Anak Aja Kasiang Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam, Kamis lalu (28/3/2019). Sampai saat ini pelaku yang masih belum tahu keberadaannya.

Sementara, salah seorang keluat Mt, saat dihubungi Sumbar Fokus, Rabu malam (3/4/2019) sekira 21.50 WIB, menyampaikan bahwa kondisi Mt di RS Siti Rahmah Padang sudah mulai membaik.  (007).

 

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *