Sekdaprov Alwis saat membuka Sosialiasi UU nomor 6 tahun 2018 tentang kesehatan, di Padang, Selasa (26/3/2019). (Foto: Wahyu)


Lain-lain

Sekdaprov: Karantina Kesehatan Cegah Penyakit Menular Masuk ke Sumbar

PADANG (SumbarFokus)

Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, letaknya memang strategis sebagai jalur lalu lintas perdagangan internasional. Akibatnya, banyak pintu masuk secara global, yang memungkin membawa penyakit menular.

Dengan alasan itu, pengawasan di bidang kesehatan perlu ditingkatkan. Baik yang berada di jalur darat, laut, maupun udara. Tujuannya, agar risiko penularan penyakit akibat virus dari daerah terinfeksi, atau dari negara lain yang masuk ke Indonesia bisa diatasi.

"Segala risiko yang berpotensi bagi kesehatan yang akan masuk ke Sumatera Barat (Sumbar), harus dicegah dengan karantina kesehatan," kata Sekdaprov Sumbar Alwis di Padang, Selasa (26/3/2019).


Apalagi, Indonesia posisinya di antara dua benua, sehingga menjadi negara perlintasan arus perdagangan global, baik dalam aktivitas transportasi, maupun pariwisata. Akibatnya, Indonesia sangat berpotensi adanya gangguan kesehatan, terutama yang ditimbulkan virus. 

Adapun langkah dan upaya pengendalian risiko kesehatan ini, perlu koordinasi yang komprehensif dengan semua stakeholder terkait. Baik bagi pelabuhan laut, terminal udara, maupun pos lintas batas setiap perbatasan. Komitmen ini dilakukan dengan tujuannya, agar tidak menimbulkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM).

"Tugas kita menjami tidak masuknya penyakit menular ke Indonesia, termasuk di Sumbar. Jadi batasi orang-orang yang memiliki kontak penyakit menular. Dibunyikan dalam Sosialisasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan," sebutnya.

Sementara Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang, Jalil Alfani melaporkan bahwa pihaknya memiliki otoritas menangani kesehatan di pintu perlintasan. Tugasnya mengoptimalkan kondisi kesehatan masyarakat untuk pengguna jasa pelabuhan atau bandara.

Terkait sosialisasi UU nomor 6 tahun 2018 ini, dilakukan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada lintas sektor dan stakeholder, terutama di wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang. Kemudian untuk mendapat masukan penting terkait kesehatan, sebagai rancangan peraturan pemerintah.

"Kita berharap, dengan diterbitkannya UU  ini, bisa memperkuat pencegahan terkait risiko kesehatan, baik wilayah darat, laut, maupun udara. Jadi kami mohon Pemprov dan Pemda, juga ikut mensosialisasikanny ," pungkas Jalil. (005)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018