Sekda Kabupaten Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan. (Foto: Hendrianto L Raja)


Pemerintahan

Sekda Mentawai Uraikan Sanksi bagi ASN yang Tidak Disiplin

TUAPEIJAT SumbarFokus)

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan menegaskan akan menegakkan disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kepulauan Mentawai. Jika ada ASN yang nakal, tidak mengikuti aturan, sanksi siap diberlakukan. Dikatakan, sanksi yang diberlakukan bisa sampai pemberhentian kerja.

“Penegakan disipilin tidak ada pandang bulu. Kita komit untuk tertibkan ASN yang melanggar aturan dan yang tidak sesuai etika kepegawaian. Ini dilakukan secara berkelanjutan,” sebut Martinus Dahlan, baru-baru ini.

Dijelaskan, berdasarkan PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS,  sanksi yang diberikan itu meliputi sanksi ringan, sedang, dan berat. Bentuknya bisa penurunan pangkat, penundaan pangkat, sampai pemberhentian. Hal itu bahkan sudah di lakukan sejak tahun 2018 dengan memberhentikan pegawai yang tidak pernah masuk kerja.


Martinus menyebutkan, ASN merupakan pelayan publik, bukan untuk di layani.

"Karena itu, ASN harus fokus dengan fungsinya untuk membantu penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan di bumi sikerei ini,“ tegasnya.

Martinus menekankan, tidak akan ada toleransi bagi ASN yang melanggar aturan. Solusinya hanya ditertibkan sampai sanksi pemberhentian.

"Inilah bentuk komitmen kita untuk menegakan disiplin PNS, ujarnya. (017)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018