Anak-anak SDN 63 Surabayo Lubuk Basung, saat menanti pengumuman pemenang Lomba Pawai digelar yang digelar Pemerintah Kabupaten Agam dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 2019, Sabtu (10/8/2019). (Foto: Anizur)


Lain-lain

SDN 63 Surabayo Lubuk Basung Juara I Pawai Obor Malam Takbiran

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 63 Surabayo Lubuk Basung Kabupaten Agam tampil sebagai juara I dalam lomba Pawai Obor yang digelar Pemerintah Kabupaten Agam dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 2019. Syiar Islam yang diikuti tidak kurang dari 74 grup yang terdiri dari setingkat SD, SMP, SMA dan umum itu, 50 grup di antaranya merupakan peserta dari tingkat SD.

Dengan keluar sebagai juara I, SDN 63 Surabayo berhak menerima hadiah uang tunai sebesar Rp3 juta rupiah. Sementara juara ke-2 diraih SDN 23 Parik Rantang dengan menerima hadiah Rp2 dan Juara ke-3 dengan hadiah Rp1 juta diraih group MTQ Baiturahmah Simpang IV Mato Aia.

Untuk tingkat SMP juara satu diraih oleh grup SMPN 1 Lubuk Basung, juara dua dan tiga diraih oleh grup MTsN 9 Agam dan grup MTSN 4 Agam.


Sementara untuk tingkat SLTA, umum dan Majelis Taklim, tampil sebagai juara satu MAN 5 Agam, juara dua utusan SMKN 1 Lubuk Basung dan juara tiga grup Masjid Nurul Ikhlas Talago.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Agam serta panitia pelaksana.

Bupati Agam menyambut baik sekaligus berterima kasih kepada masyarakat Lubuk Basung yang telah ikut meramaikan pawai akbar umat Islam tersebut.

“Ini baru di Lubuk Basung kalau digabungkan seluruh Kabupaten Agam mungkin jutaan. Untuk itu saya ucapkan kepada masyarakat terutama para guru yang sudah mengatur dan membina anak-anak kita. Ini adalah peristiwa penting. Menunjukkan bahwa kita sudah membela Agama Islam,” ujar Bupati.

Usai pemberian hadiah, Kabag Kesra Setda Agam, Syatria pada wartawan mengungkapkan, melalui dana Baznas Agam, panitia juga menyiapkan dana transportasi bagi peserta yang berasal dari Lubuk Basung maupun dari luar Kecamatan Lubuk Basung seperti kecamatan Tanjung Raya, Ampek Nagari dan Tanjung Mutiara.

“Bagi peserta dari dalam Lubuk Basung kita bantu dana transportasi sebesar Rp200 ribu per grup, sementara yang dari luar Lubuk Basung Rp400 ribu per grup,” ujar Syatria.

Disebutkan, item yang dinilai antara lain, takbir yang menggema, ornamen, lagu, tajwid dan fasahah, adat serta disiplin. (007)

.

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam