Petugas KPK tampak berada di rumah Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Kamis (25/4/2019) di Ulak Karang Padang. (Foto: Wahyu)


Hukum

Rumah Bupati Solok Selatan Digeledah, KPK Bawa Dua Koper Besar

PADANG (SumbarFokus)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikethaahui menggeledah rumah Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di kawasan Asratek Jalan Tanjung Karang Ulak Karang Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/4/2019) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SumbarFokus, penggeledahan rumah politisi Partai Gerindra itu, dilakukan sejak pukul 08.00 WIB. Terdapat empat petugas yang masuk ke rumah pribadi Muzni Zakaria, dua di antaranya mengenakan rompi KPK.

Setelah keluar dari rumah Bupati Solok Selatan, petugas terlihat membawa dua koper besar, buku, dan satu tas sandang. Semua barang tersebut dibawa petugas dengan mobil. Kemudian petugas langsung pergi, tanpa seorang pun  memberikan keterangan.


"Petugas ini datang sekira pukul 08.00 WIB, yang dikawal polisi bersenjata," ujar seorang warga setempat, Teguh Ilhamda (26) saat ditemui awak media.

Dalam pengakuannya, rumah yang digeledah KPK itu milik Muzni Zakaria, yang saat ini menjadi Bupati Solok Selatan. Bahkan, Bupati Seribu Rumah Gadang tersebut kerab seminggu sekali, datang ke rumah pribadinya yang berwarna putih tersebut.

"Biasanya pak haji datang seminggu sekali. Biasanya salat berjamaah di musalla di samping rumah. Sehari-hari rumah ini dihuni keluarga besarnya," terang Teguh.

Dari pantauan, belum diketahui motif dan persoalan terkait penggeledahan itu. Sekitar pukul 12.00 WIB empat orang petugas keluar dari rumah Muzni Zakaria, yang dijemput dengan mobil minibus bernomor polisi BA 1554 AY.

"Saya hanya seorang sopir mobil rental, yang membawa tujuan penumpang. Saya saja baru mengetahui kalau penumpang saya petugas KPK," ungkap Ari, seorang sopir saat ditemui.

Sementara secara terpisah, juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan, bahwa ada petugas menggeledah rumah Bupati Solok Selatan tersebut. Hanya saja, tidak dijelaskan secara rinci kasus terkait penggeledahan yang dilakukan.

Ia mengatakan, tim KPK hingga saat ini masih bekerja di lapangan dalam pengungkapan kasus. Bahkan, kasus ini sudah masuk ke tahap penyelidikan. Setelah tim KPK selesai, akan disampaikan informasi lebih lanjut.

"Kasus ini sudah di tingkat penyelidikan, nanti informasi terkait perkara, dan tersangka menyusul," sebutnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018