Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Edi Busti. (Foto: Ist.)


Lain-lain

RS dan Klinik di Pasbar Diinstruksikan untuk Tes Usap Karyawannya

SIMPANG EMPAT (SumbarFokus)

Seluruh rumah sakit dan klinik di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), diinstruksikan pemerintah setempat untuk melakukan tes usap terhadap para karyawannya. Disebutkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Edi Busti, Selasa (13/10/2020), bahwa telah ada Surat Edaran Bupati terkait hal ini.

Edaran Bupati itu, disebutakn, dikeluarkan setelah ditemukannya sejumlah paramedis dan dokter yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat.

"Mari taati Edaran Bupati dalam rangka menjaga hidup orang banyak agar mendeteksi dan tidak menularkan ke yang lain," sebutnya.


Pihaknya menyuruh rumah sakit agar benar-benar melakukan tes usap karena semakin hari kasus positif COVID-19 di Pasaman Barat makin bertambah.

"Paramedis atau dokter yang positif di RS Yarsi pada umumnya ada hubungan kerja ke rumah sakit swasta atau klinik yang ada. Sehingga diperlukan traking penyebarannya," ujarnya.

Hingga saat ini jumlah pasien positif mencapai 125 orang, 83 orang sembuh dan tiga orang meninggal dunia.

Ia menyebutkan menyikapi adanya penambahan kasus konfirmasi positif di Pasaman Barat ini pihaknya terus menggugah kesadaran diri masing-masing untuk selalu waspada COVID-19.

Selain itu juga tetap bekerjasama dalam menghentikan penyebaran COVID-19 di Pasaman Barat dengan selalu mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Ia tidak bosan-bosan mengajak masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan.

Kita Peduli!

"Mari ubah prilaku kita saat ini dengan kebiasaan baru demi kesehatan diri, keluarga dan orang di sekitar," harapnya. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      pasaman-barat