Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

RP1.97 Miliar BLT Nagari di Agam Sudah Dicairkan

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Sebanyak Rp1,97 miliar dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) nagari atau desa adat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), cair untuk dua bulan. Ini menurut data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) daerah tersebut.

Dikatakan Kepala Bidang Bina Keuangan dan Kekayaan Nagari DPMN Agam Bustanul Arifin di Lubuk Basung, Senin (3/5/2021), dana Rp1,97 miliar itu untuk 3.288 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 82 nagari. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan BLT Rp300 ribu.

Dijelaskan juga, BLT Rp1,97 miliar itu untuk pencairan Januari sampai Februari. BLT itu untuk 12 bulan dengan dana Rp11,84 miliar atau Rp986,4 juta per bulan.


"Untuk tahun ini, penyaluran BLT itu terlambat, karena pada April baru pencairan tahap ketiga," ungkapnya.

Ditambahkan, pencairan BLT yang tertinggal akan diusahakan diselesaikan dalam waktu dekat. 

Proses pencairan BLT pemerintah nagari memberikan laporan ke DPMN, diimput ke aplikasi. Setelah diimput, DPMN mengajukan ke BLUD untuk proses pencairan. Saat ini proses pencairan tahap tiga dengan kini proses pencairan tahap tiga.

Diakui, jumlah keluarga penerima manfaat BLT nagari itu berkurang 8.148 keluarga penerima manfaat, karena pada 2020 sebanyak 11.436 keluarga penerima manfaat dan tahun ini 3.288 keluarga penerima manfaat.  Berkurangnya keluarga penerima manfaat mendapat BLT karena tahun dulu sesuai target dana desa yang diterima setiap nagari.

Nagari yang menerima dana 900 juta harus mengeluarkan BLT 25 persen, dana desa Rp900 juta sampai Rp1,2 miliar harus mengeluarkan BLT 30 persen dan diatas Rp1,2 miliar harus mengeluarkan BLT 35 persen.

"Kalau tahun ini penerima BLT itu berdasarkan pendataan nagari," katanya. (002)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agamsumbar