Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Zirma Yusri. (Foto: Yeyen)


Ekonomi

Ribuan Lapangan Kerja Potensial Tercipta melalui Koperasi

PADANG (SumbarFokus)

Sekitar 600.000 orang merupakan anggota koperasi yang tersebar di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar). Tercatat, hingga 2018, ada 3.624 koperasi di Sumbar yang eksis. Dari keseluruhan jumlah tersebut, diyakini sekitar 8.000 lapangan kerja bisa terbentuk melalui koperasi.

Hal ini dikemukakan oleh Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sumbar Mirwan Pulungan di Padang, baru-baru ini. Menurut Mirwan, cukup besarnya jumlah lapangan kerja yang bisa dibuka oleh koperasi sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di daerah dengan menyediakan lapangan kerja bagi usia produktif.

“Perkembangan koperasi juga cukup baik. Dari total 3.624 unit itu, sebanyak 12,33 persen di antaranya memiliki volume usaha di atas Rp2 miliar,” ujar Mirwan.


Dengan demikian, bisa dilihat, berarti koperasi benar-benar mampu mengembangkan bisnis yang berbasis masyarakat dan telah membantu membangun ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Namun, pada era industri 4.0, tantangan yang dihadapi oleh koperasi memang akan semakin rumit, karena perkembangan teknologi amat pesat. Semua serba digital, on line, dan menuntut koperasi harus bisa menyesuaikan diri. Ditegaskan oleh Mirwan, koperasi harus kreatif dan inovatif dalam menata koperasi, agar tidak tergilas era industri ini.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Zirma Yusri mengemukakan pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelatihan dan workshop bagi pengurus dan anggota koperasi agar makin profesional dalam pengelolaan lembaga.

Informasi dan perkembangan ilmu dan pengetahuan tentang koperasi ditransfer pada insan koperasi di Sumbar supaya tetap menjadi soko guru perekonomian di daerah.

Bahkan, untuk meningkatkan daya saing Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) di Sumbar, Kementerian Koperasi dan UKM RI juga telah membangun gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Provinsi Sumatera Barat di Padang.

PLUT-KUMKM merupakan lembaga pengembangan KUMKM yang mencakup peningkatan kinerja produksi, kinerja pemasaran, akses ke pembiayaan, pengembangan SDM, serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM.

Zirma sendiri berharap agar koperasi dan para pelaku usaha bisa memanfaatkan keberadaan PLUT ini, dalam upaya menumbuhkembangkan organisasi koperasi dan para pelaku usaha yang ada di Sumbar sendiri. (002)



 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *