Warga merekam KTP elektronik di Kantor Camat Koto Tangah, Padang (Foto: Ist)


Hukum

Rekam e-KTP di Koto Tangah Membludak

PADANG (SumbarFokus)

Perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Kecamatan Koto Tangah, Padang membludak. Tingginya minat warga untuk melakukan perekaman membuat pihak kecamatan kewalahan. Rata-rata permintaan perekaman warga mencapai 200 orang per hari, sementara kapasitas mesin hanya mampu merekam 150 orang per hari.

"Kita terpaksa menerapkan sistim antrian. Siapa yang cepat tentu bisa segera dilakukan perekaman. Kalau lambat bisa jadi, hari besoknya baru dilakukan perekaman, ujar Camat Koto Tangah Syahrul, Selasa (26/2/2019) di kantor camat.

Syahrul menjelaskan di Koto Tangah ada 126.083 warga yang wajib KTP. Namun 20 persen diantaranya masih belum melakukan perekaman.


"Sekitar 5.000 lebih warga yang belum melakukan perekaman KTP. Yang belum inilah menjadi target kita. Mudah-mudahan bisa capai target," katanya.

Hanya saja melihat kemampuan mesin perekam hanya 150 orang per hari, sementara waktu tinggal 1,5 bulan ada kemungkinan target tidak tercapai.

"Kalau ada halangan berarti, bisa target tidak tercapai. Makanya kita berharap ketersediaan blanko tidak terputus dan mesin perekam tidak bermasalah sehingga target bisa tercapai," tegasnya.

Syahrul mengatakan mesin perekam KTP di kantor Camat Koto Tangah hanya ada satu. Kondisi itu yang membuat masyarakat terpaksa mengantri panjang dan bahkan ada besoknya baru bisa melakukan perekaman.(000)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      padangsumbar