Jarak pinggiran sungai dengan permukiman masyarakat di Pasia Pauah hanya sekitar sepuluh meter. (Foto: Jhon Afrizon)


Bencana

Ratusan Rumah Dua Jorong di Pasbar Terancam Ambruk karena Abrasi

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Ratusan unit rumah masyarakat di dua jorong di Nagari Aia Gadang terancam ambruk oleh gerusan Sungai Batang Saman, tepatnya Kampung Pasia Pauh, Jorong Pasia Bintungan, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar). Berdasarkan pantauan SumbarFokus, terlihat jarak antara aliran Sungai Batang Saman dengan pemukiman warga, tepatnya di Pasia Pauah Nagari Aia Gadang, hanya tinggal sekitar sepuluh meter saja.

"Kami khawatir dengan kondisi gerusan aliran Sungai Batang Saman yang hanya berjarak puluhan meter dengan pemukiman warga. Jika musim hujan datang, aliran sungai, selain mengancam permukiman, juga merendam kawasan ini," ujar Nefri Jamil, salah seorang warga setempat, Rabu (9/10/2019).

Ia menjelaskan, kekhawatiran warga pun bertambah saat memasuki musim hujan, terlebih Sungai Batang Saman sering meluap secara tiba-tiba dan arusnya tambah deras. Hal ini lah yang ditakuti warga, karena akan mengakibatkan abrasi yang makin parah.


"Kondisi rumah di pemukiman Kami sebenarnya sudah lama terancam abrasi dan tergerus kuatnya arus sungai yang menerjang kawasan Pasia Pauah dan sekitarnya, namun hingga puluhan tahun tidak ada tindakan penanganan sedikitpun dari Pemerintahan Nagari maupun Kabupaten," ucapnya mengeluhkan kondisi.

Disampaikan, masyarakat berharap kepada pihak dinas terkait supaya pihak berwenang dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk menangani masalah abrasi dan ancaman luapan Sungai Batang Saman yang mengancam nyawa, harta benda, dan pertanian masyarakat setempat.

Sementara, Wali Nagari Aia Gadang Junaidin membenarkan kondisi ancaman luapan Sungai Batang Saman tepatnya di dua jorong yakni Jorong Labuh Lurus dan Jorong Pasia Bintungan sudah puluhan tahun mengancam keselamatan harta benda jiwa raga masyarakat setempat, bahkan paling membahayakan memasuki musim hujan luapan Sungai Batang Saman sudah mengancam kehidupan warga di dua kejorongan tersebut.

Pihaknya sudah melaporkan pada dinas terkait, namun dia menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan adanya antisipasi misalnya di kawasan permukiman warga Pasia pauh selain pemukiman warga juga mengancam pandam pakuburan yang diyakini keramat bagi masyarakat setempat.

"Jika ini dibiarkan, akan membahayakan ratusan rumah dan ratusan jiwa masyarakat Kami," ujarnya.

Dikonfirmasi SumbarFokus, Dewan Perwakilan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TOPAN RI Pasaman Barat Arwin Lubis meminta kepada pihak Balai Sungai Sumatera Wilayah V Sumbar agar segera lakukan normalisasi dan segera mengalokasikan anggaran pengamanan gerusan arus Sungai Batang Saman yang mengancam nyawa harta benda masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, kondisi ini merupakan langganan tiap tahun bagi masyarakat di dua Kjorong di Nagari Aia Gadang. (012)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      pasaman-barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *