Gedung Polda Sumbar. (Foto: Ist.)


Hukum

Ratusan Mobil Terobos Pos Pemeriksaan Perbatasan, Polda Sumbar Tambah Personel di Sijunjung

PADANG (SumbarFokus) 

Ratusan mobil menerobos pos pemeriksaan di wilayah perbatasan Sumatera Barat (Sumbar)-Riau di Kabupaten Sijunjung, Kamis (215//2020) kemarin. Kondisi ini telah ditelusuri oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar, dengan berkunjungnya langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto ke Sijunjung untuk mengetahui penyebab adanya kejadian tersebut.

Kapolda Sumbar langsung meninjau ka Polres Sijunjung pada Sabtu (23/5/2020) pagi untuk mendapatkan informasi secara langsung penyebab ratusan kendaraan menerobos masuk saat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah itu.

"Memang salah satu kendala adalah kekurangan personel dan solusinyamenambahkan jumlah personel di posko tersebut," demikian diakui Kapolda.


Untuk itu, pihaknya akan menambah personel hampir satu kompi di wilayah tersebut untuk mengantisipasi hal serupa terulang kembali.

Saat ini, disebutkan, Sumbar menetapkan PSBB sehingga kendaraan dari luar provinsi tidak diperkenankan masuk dan ada sejumlah pos pemeriksaan di baik perbatasan provinsi dan kota kabupaten di daerah itu.

"Total ada 68 pos pemeriksaan di Sumatera Barat dan tujuannya untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 dari luar daerah masuk ke Sumbar," kata dia.

Sebelumnya dirinya menegaskan warga yang mudik jelang Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah yang masuk melalui jalur darat ke daerah itu akan diminta putar balik.

"Kita tegaskan sikap kita masih sama dan hal ini untuk mengantisipasi meluasnya pandemi COVID-19," kata dia.

Dalam hal mempertebal penjagaan di perbatasan Sumbar-Riau, Kapolda juga mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Polda Riau juga menempatkan personel mereka di wilayah perbatasan mereka dengan Sumbar.

Kita Peduli!

Ia mengatakan saat ini personel Polri, TNI serta instansi terkait terus melakukan pemeriksaan di wilayah perbatasan baik di perbatasan provinsi maupun kota dan kabupaten.

"Kita tidak ingin warga yang dari zona merah pergi ke luar daerah. Ini dapat menyebarkan virus sehingga pemeriksaan di perbatasan terus dilakukan," kata dia.

Sebelumnya, sejak 24 April hingga 17 Mei 2020, sebanyak 2.734 kendaraan yang ingin masuk Sumbar diminta untuk putar balik. Selain itu, 41.430 kendaraan juga diminta putar balik di perbatasan kota dan kabupaten di daerah itu. Dan, sejak 24 April hingga 17 Mei 2020, petugas telah mengeluarkan 130 tilang dan 908 surat teguran. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      hukumpsbbsumbar