Ratusan bunga bangkai yang ditemukan di Agam ini akan mekar dalam enam bulan hingga satu tahun ke depan. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Ratusan Bunga Bangkai Ditemukan di Agam

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menemukan ratusanvegetatif bunga bangkai jenis amorphophallus variabilis saat menangani satwa liar jenis beruang madu dengan manusia, Jumat (3/1/2020).

"Ratusan vegetatif bunga bangkai itu ditemukan di lahan perkebunan kelapa sawit yang juga lokasi warga menemukan beruang madu di Bukik Kampuang, Jorong Surabayo, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung," kata Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra di Lubukbasung, Jumat (3/1/2020).

Diketahui, vegetatif bunga bangkai itu tumbuh diantara pohon kelapa sawit milik Peri (37), warga Batu Palano, Jorong Balai Ahad, Nagari Lubuk Basung, Agam. Tinggi bunga bangkai itu bervariasi mulai dari 10 centimeter sampai 1,5 meter.


"Bunga bangkai itu akan mekar enam bulan sampai satu tahun ke depan," kata Ade.

Dengan temuan ini, warga diimbau untuk menjaga bunga bangkai itu agar mekar sempurna nantinya karena bunga itu dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistimnya. Apabila mekar, ditekankan, bunga itu akan menjadi daya tarik bagi warga untuk melihat secara dekat.

"Ini akan menjadi destinasi wisata baru mengingat lokasi cukup dekat dengan permukiman warga," katanya.

Salah seorang warga, Azizul Hakim (31) mengatakan sebelumnya vegetatif bunga bangkai itu lebih banyak ditemukan di kebun sawit warga.

"Di dalam kebun kelapa sawit masih banyak vegetatif bunga itu dan 15 tahun yang lalu bunga bangkai pernah mekar dengan ketinggian tiga meter," katanya. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam