Sekdakab Agam Martias Wanto Dt. MaruhunKetua DPRD Marga Indra Putra didampingi oleh Wakil Ketua Suharman dan Taslim di aula utama gedung DPRD Agam, Selasa (9/7/2019). (Foto:Anizur)


Parlementaria

Rancangan Perubahan APBD Agam 2019 Dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD

AGAM (SumbarFokus)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam Martias Wanto Dt. Maruhun, mewakili Bupati Agam Indra Catri, menyampaikan Nota Keuangan tentang Rancangan Perubahan APBD tahun 2019 di aula utama gedung DPRD Agam, Selasa (9/7/2019). Rancangan Perubahan APBD itu dibacakan dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Agam yang dipimpin langsung Ketua DPRD Marga Indra Putra, didampingi Wakil Ketua Suharman dan Taslim.

Sekda menyampaikan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat Rp2,777 miliar dari target Rp117 miliar menjadi Rp120 miliar lebih, yang bersumber dari peningkatan pajak daerah dan retribusi daerah.

"Hal itu berdasarkan perubahan target pendapatan daerah, yang dievaluasi atas pencapaian semester I dan kebijakan penyaluran pendapatan berasal dari pemerintah," ujar Sekda.


Tidak hanya itu, target lain terkait pendapatan daerah yang sah juga mengalami peningkatan dari Rp229 miliar lebih, menjadi Rp241 miliar lebih, yang bersumber dari peningkatan target bagi hasil pajak provinsi. Namun, pendapatan daerah pada perubahan APBD tahun 2019 mengalami penurunan sebesar Rp8,597 miliar lebih, dari target Rp1,514 triliun lebih menjadi 1,505 triliun lebih.

"Penurunan itu terjadi pada target dana perimbangan yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik," sebut Martias Wanto.

Dijelaskan, hal itu disebabkan kebijakan pemerintah menyalurkan DAK non fisik ke daerah dengan memperhitungkan saldo DAK non fisik tahun sebelumnya yang masih terdapat di kas umum daerah. Sementara itu, belanja daerah pada perubahan APBD tahun 2019 mengalami peningkatan dari Rp1,548 triliun menjadi Rp1,567 triliun. Kenaikan itu terjadi pada belanja langsung, sedangkan belanja tidak langsung mengalami penurunan.

Martias Wanto menyampaikan, selain melakukan penambahan anggaran dan pengalokasian anggaran untuk kegiatan baru, pada Perubahan APBD 2019 juga akan dilakukan pengurangan anggaran dan melakukan pergeseran antar kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan.

“Penambahan anggaran direncanakan untuk menambah Belanja Daerah sekitar 19 triliun rupiah, dari Rp 1,548 triliun lebih, menjadi Rp 1,567 triliun lebih ,” ujarnya.

Dipaparkan, kenaikan tersebut terjadi pada Belanja Langsung, sedangkan Belanja Tidak Langsung mengalami penurunan. Pada Perubahan APBD 2019, Belanja Langsung mengalami kenaikan sebesar Rp23 miliar lebih dari semula Rp642 miliar lebih menjadi Rp666 miliar lebih. Kenaikan ini, disebut Sekda, antara lain untuk penyesuaian anggaran belanja yang berasal dari dana BOS, BLUD, JKN dan pembayaran rekening listrik penerangan jalan umum (PJU).

“Serta untuk program dan kegiatan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana publik, antara lain pada Dinas PUTR, RSUD Lubukbasung, Dinkes dan untuk penunjang operasional OPD lainnya,” ujarnya.

Sementara, Belanja Tidak Langsung turun dari Rp905 miliar lebih menjadi Rp900 miliar lebih. Penurunan ini antara lain terjadi pada anggaran belanja tambahan penghasilan PNS karena penyesuaian kebutuhan yang disebaan adakalanya pembayaran tambahan penghasilan PNS tersebut tidak dibayarkan seluruhnya karena terdapat potongan-potongan kepada PNS yang melanggar aturan Pembayaran tambahan penghasilan PNS.

Lebih lanjut, Martias Wanto menambahkan, untuk komponen pembiayaan yang mengalami perubahan adalah penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Tahun Lalu (SILPA). Sesuai dengan hasil audit BPKRI atas LKPD tahun 2018, SiLPA tahun 2018 berjumlah Rp61 miliar lebih, yang semula diperkirakan sebesar Rp34 miliar lebih.

“Sementara itu sama halnya dengan sebelum perubahan, pada Perubahan APBD ini kita tidak mengalokasikan pengeluaran pembiayaan,” ujarnya.

Rapat tersebut juga dihadiri kepala OPD dan juga wartawan cetak dan online. (007)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *