Wisatawan yang terjaring dalam Operasi Yustisi di Pantai Carocok, Painan, diberi sanksi administratif. (Foto: Ist.)


Pariwisata

Puluhan Wisatawan di Pantai Carocok Terjaring Operasi Yustisi karena Tak Bermasker

PAINAN (SumbarFokus)

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Dailipal di Painan, Sabtu (26/12/2020), mengungkapkan ada sebanyak 36 wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Carocok Painan terjaring operasi yustisi Perda provinsi setempat Nomor 06 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Mereka yang terjaring tersebut tidak mengenakan masker.

“Mereka tidak hanya diberi sanksi membersihkan fasilitas umum, namun identitasnya juga kami data," ujarnya.

Dijelaskan, operasi yustisi telah digelar beberapa kali di daerah setempat, dan pada libur natal dan tahun baru ini akan semakin rutin digelar guna memastikan seluruh masyarakat menaati protokol kesehatan COVID-19.


"Mudah-mudahan dengan gelaran operasi yustisi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi dan menaati protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," ujarnya.

Terkait upaya meminimalkan adanya lonjakan kasus COVID-19 pada libur natal dan tahun baru pemerintah kabupaten setempat juga menerbitkan surat edaran dengan nomor : 100/432/stc-19/XII/2020 pada 21 Desember 2020.

Di surat tersebut, pada poin ke satu disampaikan agar masyarakat selama libur tetap berada dan beraktivitas di rumah serta tidak melakukan perjalanan atau kegiatan di luar rumah kecuali ada kegiatan yang mendasar dan mendesak.

Poin berikutnya melarang kegiatan perayaan peringatan tahun baru 2021, panggung hiburan dan sejenisnya di daerah setempat.

Selanjutnya mengawasi dengan ketat penerapan protokol kesehatan COVID-19 bagi pengunjung, penanggungjawab atau pengelola tempat wisata, rumah makan, kafe dan fasilitas publik lainnya.

Dalam pengawan dan pengendaliannya masing-masing camat berkoordinasi dengan forkopimca dan pihak terkait lainnya termasuk wali nagari.

Kita Peduli!

Jika terjadi pelanggaran maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020