Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat meninjau TPS pelaksanaan PSU di Padang, Sabtu (26/4/2019).


Politik

PSU di Sumbar, Tingkat Partisipasi Masyarakat Dikhawatirkan Tidak Mencapai Target

PADANG (SumbarFokus)

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menyatakan khawatir target partisipasi masyarakat dalam Pemilu tidak tercapai seperti yang diharapkan. Kekhawatiran ini muncul setelah Wagub memantau langsung Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di berbagai lokasi di Sumbar, Sabtu (27/4/2019). Wagub menilai masyarakat kurang antusias untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Hingga 12:00 WIB, masyarakat yang datang ke TPS 01 Kelurahan Banda Buek Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang baru 159 orang dari 292 Daftar Pemilih Tetap (DPT)," kata Nasrul Abit.

Bahkan, disebutkan, di TPS 29 Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, partisipasi masyarakat baru mencapai 50 persen dari 277 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS ini.


Wagub menyebutkan, dirinya sengaja datang di siang hari ini untuk melihat langsung bagaimana partisipasi masyarakat mencoblos ulang. Ternyata, hasilnya tidak sesuai harapan yang diinginkan.

"Tentu hasil hari ini akan mengurangi jumlah tingkat partisipasi pemilihan umum serentak di Sumbar," katanya.

Namun demikian, Wagub menyatakan bahwa pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak di Sumatera Barat berjalan damai, aman, dan tertib. Hampir tidak ada kejadian bernuansa keributan.

"Tidak benar kondisi pascapemilu serentak di Sumatera Barat panas. Bisa dilihat hari ini sudah berjalan seperti biasa," ujarnya.

Menurut Wagub, masyarakat Sumbar merupakan masyarakat yang dalam kehidupan sehari-hari sangat demokratis dan sangat mudah menerima perbedaan pendapat.

"Saling menghargai pendapat satu sama lainnya merupakan sesuatu kekuatan yang baik dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat," kata Nasrul Abit.

Kita Peduli!

Pada hari itu, Wagub juga berkesempatan memantau pelaksanaan PSU di Kota Padang dan Kota Solok. PSU di Kota Solok terdapat di TPS 15 Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah.

Dikethaui, berdasarkan rekomendasi Bawaslu ke KPU, pelaksanaan PSU di Sumbar digelar di 12 kabupaten dan kota yaitu Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto dan Kota Solok.

Kemudian kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Padang Pariaman.

Dari 12 kabupaten kota di Sumbar yang melaksanakan PSU, pencoblosan ulang terbanyak di kota Padang. Berdasar rekomendasi Panwaslu kota Padang, PSU di kota Padang sebanyak 46 TPS yang tersebar di enam kecamatan yaitu Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Padang Timur, Koto Tangah, Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan.

PSU di Kecamatan Nanggalo digelar di tiga kelurahan pada 7 TPS, Lubuk Kilangan digelar di enam  kelurahan pada 28 TPS.

Kemudian, Kuranji digelar di tiga kelurahan pada 3 TPS, Padang Timur di dua kelurahan pada 5 TPS. Kecamatan Koto Tangah di dua kelurahan pada 2 TPS dan Lubuk Begalung terdapat satu TPS pada satu Kelurahan. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021