Pos Gizi Koto Baru, Solok, diresmikan. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Pos Gizi Koto Baru Sehat Diluncurkan di Kabupaten Solok

KOTO BARU (Sumbar Fokus)

Bertempat di halaman Kantor Jorong Subarang, Nagari Koto Baru, Senin (18/10/2021), Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Emiko Epyardi meluncurkan Pos Gizi Koto Baru Sehat.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Camat Kubung Acil Fasra, Wali Nagari Koto Baru  Afrizal K, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Yanti, Ketua PKK Kecamatan Kubung Ny. Irza Acil Fasra, dan Ketua Pos Gizi Koto Baru Sehat Yusnita.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Emiko Epyardi menyampaikan, Kabupaten solok telah ditetapkan sebagai salah satu kabupaten lokus stunting pada tahun 2021dari 160 Kabupaten/kota di Indonesia.


"Dan Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013, angka stunting balita di Kabupaten Solok sebesar 39,6 persen. Artinya, diantara seratus balita terdapat balita stunting sebanyak 40 orang," terangnya.

Untuk menurunkan angka stunting, dikatakan, dipandang perlu adanya Pos Gizi karena Pos Gizi merupakan salah satu program intervensi pencegahan dan penurunan stunting pada balita yang perlu diberdayakan dalam kelompok masyarakat.

Pada Pos Gizi, balita akan diberikan berupa contoh makanan yang baik dan bergizi serta sehat, serta mengajarkan kepada anak untuk hidup bersih dan sehat. Dengan adanya Pos Gizi ini diharapkan agar lintas sektor dan lintas program yang ada dapat berkolaborasi dalam pemberdayaannya.

"Karena peran serta masyarakat sangat diperlukan guna keberlangsungan Pos Gizi ini, sehingga balita yang bermasalah gizinya dapat diberikan perbaikan gizi di Pos Gizi ini," jelas Emiko.

Sementara, dalam laporannya, Ketua Pelaksana Yusnita menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua TP-PKK Kabupaten Solok yang telah hadir pada acara peluncuran tersebut,

"Serta kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Pembina dan masyarakat, khususnya, Jorong Subarang, Nagari Koto Baru, atas kerjasama dan dukungan, sehingga acara kita ini dapat terlaksana," sebutnya. 

Kita Peduli!

Selain itu, Yusnita menyampaikan, Pos Gizi Koto Baru Sehat ini bediri dengan swadaya masyarakat serta dukungan dan bimbingan pembina dari Puskesmas Selayo.

Sementara, Wali Nagari Koto Baru Afrizal K menyampaikan pada ketua TP PKK Kabupaten Solok bahwa di Nagari Koto Baru ini ada 24 posyandu dan semuanya sudah berjalan dengan lancar.

"Kita dari Pemerintah Nagari selalu mendukung kegiatan posyandu seperti dengan mengalokasikan dana untuk petugas posyandu," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Afrizal juga menyampaikan harapan agar persiapan lomba pada Kamis mendatang dapat berjalan dengan lancar dan hasil maksimal bisa diperoleh, terutama meraih Juara 1.

Sementara, Kabid Kesmas Yanti menyampaikan, masalah gizi merupakan masalah yang serius.

"Khususnya stunting, karena kita di Kabupaten solok termasuk daerah dengan kasus stunting cukup tinggi di Sumatera Barat. Pos gizi ini adalah salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka penanganan stunting. Kami sangat berterima kasih sekali atas dukungan dari pemerintah nagari dan masyarakat bersama kader yang ada, sehingga Pos Gizi Koto Baru Sehat ini dapat terwujud," sebutnya.

Dikatakan, idealnya satu Pos Gizi untuk sepuluh anak.

"Untuk itu kami berharap akan ada lagi Pos Gizi lainnya yang bermuculan di Koto Baru ini," ujarnya. (012)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021