Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menandatangi Yayasan Pondok Tahfidz Islamic Center Darul Quran di Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman, Rabu (23/1/2019). (Foto: Wahyu)


Pendidikan

Pondok Tahfidz ICR Pasaman Komitmen Gratiskan Santri Kurang Mampu

PASAMAN (SumbarFokus)

Sektor pendidikan di Kabupaten Pasaman terus digalakkan, terutama di bidang keagamaan. Tujuannya untuk melahirkan generasi insani yang islami dan religius.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Pasaman Yusuf Lubis saat peresmian Yayasan Pondok Tahfidz Islamic Center Darul Quran Rao (ICR) Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (23/1/2019).

Komitmen untuk mengalakkan sektor pendidikan juga disampaikan Pengurus Yayasan Pondok Tahfidz Islamic Center Darul Quran Rao Syafrizal.


Ia mengatakan, demi mewuiudkan cita-cita generasi Islam di daerah itu, pemerintah setempat bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta dukungan kaum dermawan di perantauan sepakat akan menggartiskan biaya pendidikan bagi santrinya.

"Terutama bagi santri yatim, dhuafa, atau dari keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi, akan kami gratiskan sampai lulus," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya menargetkan untuk mencetak penghafal Quran. Bahkan menurut pengakuannya, selama ini pihaknya juga sudah menggratiskan sebanyak 120 orang untuk melanjutkan studi di STAI Rao, dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) di atas 3,0, tujuan melahirkan generasi yang agamis.

"Baznas Kabupaten Pasaman, bersama perantau Rao dari berbagai pelosok komitmen agar Rao menjadi daerah penghafal Quran," tegasnya.

Komitmen ini diapresiasi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, sebab baginya menghafal Quran merupakan sebuah keniscayaan. Dikatakannya, dengan menghafal Quran, jiwa seorang anak akan menjadi tenang, damai serta fokus dalam menggapai cita-cita demi masa depan yang lebih baik.

"Dengan menghafal Quran jiwa seorang anak akan menjadi tenang, damai serta fokus dalam menggapai cita-cita demi masa depan yang lebih baik," kata dia.

Salah satu cara melahirkan generasi penghafal Quran ini kata Irwan, yakni dimulai dengan kemauan yang sungguh-sungguh. Bukan itu saja, semua pihak pemerintah serta dermawan ranah dan rantau perlu kompak dalam upaya mendidik generasi islami yang religius.

"Dengan adanya kemauan sungguh-sungguh pasti terwujud, apalagi untuk agama Allah pasti akan ada kemudahan, sehingga pembangunan kampung berlandaskan moral, mental, iman dan takwa terus ditingkatkan," tutur Irwan. (005)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018