Pelaksanaan tes usap terhadap tenaga pendidik dan kependidikan di Padang Panjang, Rabu (5/1/2021). (Foto: Ist.)


Pendidikan

Persiapan Sekolah Tatap Muka di Padang Panjang, 132 Tenaga Pendidik Dites Usap

PADANG PANJANG (SumbarFokus) 

Melalui Dinas Pendidikan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang melakukan tes usap (swab) terhadap 132 orang tenaga pendidik dan kependidikan di daerah tersebut, Selasa (5/1/2021). Ini dilakukan sebagai persiapan untuk melakukan pembelajaran tatap muka. 

Peserta tes usap berasal dari SMAN 1 Padang Panjang dan SMAN 1 Sumatera Barat yang ada di Kelurahan Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur.

“Sebanyak 132 orang itu, tidak hanya guru, tetap juga tenaga kependidikan, seperti pegawai tata usaha dan penjaga sekolah,” sebut Kepala Dinkes Padang Panjang Nuryanuwar. 


Nuryanuwar menyebutkan juga bahwa pihaknya akan menyelesaikan tes usap seluruh tenaga pendidik dan kependidikan ini secepatnya guna persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) dalam waktu dekat.

“Untuk besok (6/1/2021), kita akan melakukan tes usap di lima SLTA sederajat (MAN, SMK-red) dan satu di SMP,” katanya.

Kegiatan tes usap ini  sesuai surat keputusan bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M. Ali Thabrani, menyatakan bahwa untuk jadwal tes memang diserahkan kepada Dinkes. Pihaknya hanya melakukan fasilitasi dan memastikan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan ikut tes usap ini.

Kepala SMAN 1 Sumbar, yang juga Ketua MKKS SMA, SLB, dan SMK se-Kota Padang Panjang, Budi Hermawan, menyebutkan, tes ini wajib dilakukan demi kenyamanan dan keamanan dalam pelaksanaan PTM di masa pandemi COVID-19 ini.

Menurutnya, PTM sendiri sangat penting bagi para murid, karena selama pandemi ini seluruh pembelajaran dilakukan secara daring. Pihaknya sedikit mengalami kendala , baik para guru maupun peserta didik.

Kita Peduli!

"Kami, para guru sangat berharap PTM ini segara dilakukan. Apapun konsekuensi dan persyaratannya kami siap. Meskipun harus di tes usap beberapa kali. Kami sudah rindu, murid pun juga rindu dengan suasana pembelajaran secara langsung di sekolah, " ungkapnya. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021