Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Foto: Ist.)


Hukum

Perkembangan Kasus Dugaan Penembakan Polisi hingga DPO Mati di Solsel Sudah Sejauh Ini

Kabid Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Satake Bayu di Padang, Kamis (18/2/2021), mengatakan bahwa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar menyerahkan berkas dugaan penembakan polisi yang berujung kematian DPO berinisial D di Kabupaten Solok Selatan kepada Kejaksaan. Dengan diserahkannya berkas kepada Kejaksaan, berarti proses ini sudah di tahap 1.

Menurut Satake, pihaknya menunggu jawaban dari kejaksaan terhadap kasus ini apa sudah lengkap atau masih perlu perbaikan.Jika berkas dinyatakan lengkap (P-21), maka akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada pihak kejaksaan atau yang disebut tahap 2. Sebaliknya, apabila pihak kejaksaan menilai berkas yang dikirimkan belum lengkap maka akan dikembalikan untuk diperbaiki oleh penyidik atau P-19.

"Dalam kasus ini ada satu tersangka yakni Bripka KS yang diduga melakukan penembakan dan kita proses secara pidana," ujarnya.

Ia mengatakan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto serius terhadap persoalan ini dan diproses secara pidana.


"Nanti kita akan melihat putusan pengadilan terhadap kasus ini dan jika sudah ada keputusan inkrah, yang bersangkutan juga akan diproses secara etik," kata dia.

Sebelumnya, diketahui, personel Polres Solok Selatan Brigadir KS diduga sebagai pelaku penembakan yang mengakibatkan DPO kasus judi berinisial D meninggal dunia telah ditahan di Mapolda Sumbar.

Brigadir KS sudah ditetapkan sebagai tersangka yang diduga melakukan penembakan yang mengakibatkan DPO berinisial D meninggal dunia. (002)



 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      hukumsumbar