Satgas BPBD Agam, Damkar Agam dan PMI Agam mengevakuasi jenazah korban. (Foto: Ist)


Peristiwa

Pergi Mandi ke Sungai, Seorang Kakek di Agam Hanyut dan Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Seorang kakek bernama Masri (85) warga Dusun Kolam, Jorong IV Garagahan, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), ditemukan meninggal dunia oleh warga setempat di aliran Batang Antokan, Rabu (1/6/2020), sekitar pukul 19.30 WIB.

Dihubungi SumbarFokus, Kepala Jorong IV Nagari Garagahan Dedi Lita Alamsari, menguraikan, mulanya korban pergi ke Lubuk Tambiring Batang Antokan yang tidak jauh dari rumahnya untuk mandi. Namun beberapa jam kemudian, korban tak kunjung pulang ke rumah.

“Korban ditemukan warga tewas, diduga hanyut terbawa arus sungai saat mandi di Lubuk Tambiriang di aliran Batang Antokan yang hanya beberapa meter dari rumah korban,” ungkap Kepala Jorong.


Ditemui di lokasi peristiwa, Anggota Bamus Nagari Garagahan, Gusmardi, menuturkan, korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya lantaran sejak pukul 17.30 WIB korban yang diketahui pergi mandi, namun tidak kunjung pulang ke rumah menjelang Maghrib.

“Anak korban Novridawita (46) yang merasa tidak enak akhirnya mencari ayahnya ke tepian tempat korban mandi. Namun di lokasi tersebut Novridawita tak menemukan ayahnya,” tutur Gusmardi.

Kemudian anak korban melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat. Begitu mendapat informasi tersebut warga berduyun ke lokasi mandi korban dan warga hanya hanya menemukan handuk, tongkak, sabun handuk, celana ganti milik korban.

Dugaan berat korban hanyut, warga pun melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai Batang Antokan dari mulai titik lokasi korban mandi ke arah hilir sungai. Benar dugaan warga, korban ditemukan jarak sekitar 2 km dari tempat korban mandi.

 “Korban ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di bendungan kepala Bandar Sipisang di Lubuk Siarang aliran Batang Antokan,” ujar Gusmardi.

Selanjutnya, setelah dihubungi kepala Jorong IV Garagahan, kemudian Satgas BPBD Agam, Damkar Agam dan PMI Agam merapat dan mengevakuasi jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah korban.

Kita Peduli!

Keluarga korban mengaku sudah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah. (007)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam